MAGELANGEKSPRES.COM, PURWOREJO - Pernikahan anak atau usia dini disinyalir menjadi salah satu penyebab tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Purworejo. Pemerintah Kabupaten Purworejo berupaya menanggulanginya dengan menggelar Rapat Koordinasi Rakor Pencegahan Pernikahan Anak di Pendopo Kabupaten Purworejo, akhir pekan lalu. Bupati Purworejo yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Purworejo, Drs Fatkhurohman MM mengungkapkan, kegiatan rapat koordinasi pencegahan pernikahan anak ini merupakan salah satu upaya agar angka kemiskinan semakin menurun, salah satunya dengan menjaga agar anak-anak tidak melaksanakan pernikahan sebelum umur yang ideal dan memiliki bekal hidup yang memadai. Hal tersebut dilandasi pemikiran bahwa anak-anak dari keluarga tidak mampu atau dari keluarga yang tidak utuh, memiliki potensi tidak memperoleh pendidikan yang layak, sehingga mengakibatkan kondisi sosial ekonomi mereka tidak lebih baik dari orang tuanya. \"Pernikahan anak berakibat kerentanan sosial yang sangat kompleks, baik dari sisi ekonomi, kematangan psikososial, kesehatan dan kualitas generasi penerusnya. Sehingga kita wajib memutus mata rantai tersebut, untuk mewujudkan masyarakat dan keluarga yang sejahtera,\" katanya. Dikatakannya, pencegahan pernikahan anak dapat dimulai dari lingkungan terdekat dengan dukungan para tokoh agama dan tokoh masyarakat. \"Sehingga kita bisa saling mengingatkan untuk melaksanakan pengasuhan dengan komunikasi yang baik. Selain itu juga mendorong terwujudnya tanggung jawab anak untuk meraih cita-cita yang setinggi-tingginya,\" imbuhnya. Sementara itu, Kasubag Kesehtan KB dan Pemberdayaan bagian Kesra Setda Purworejo, Hanafi mengungkapkan, bahwa tujuan kegiatan tersebut sebagai pedoman bagi perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait pelaksanaan pencegahan pernikahan anak di Kabupaten Purworejo. \"Meningkatkan pemahaman, kesadaran, kemauan dan kemampuan anak atau remaja untuk berperilaku baik atau benar dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. Upaya melindungi hak-hak anak yang terampas apabila melakukan pernikahan dini yang akan mengakibatkan kesakitan, kecacatan, dan kematian serta ketidak bahagiaan,” terangnya. (luk)
Pernikahan Dini, Biang Kemiskinan
Senin 29-07-2019,02:54 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 21-09-2026,14:26 WIB
Satu Dekade Borobudur Marathon, Chie An Ungkap Sukses Sport Tourism dan UMKM
Senin 21-09-2026,14:40 WIB
Rasa Haru dan Syukur, JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk Ibadah Umrah
Senin 21-09-2026,17:20 WIB
Pendapatan Turun Rp 132 Miliar, DPRD Kabupaten Magelang Setujui Perubahan APBD 2026
Senin 21-09-2026,17:05 WIB
Warga Kajoran Magelang Dianiaya Pencuri Usai Dengar Ketukan Pintu Tengah Malam
Senin 21-09-2026,17:26 WIB
RT/RW Kota Magelang Sudah Terlindungi BPJS, Marbot dan Takmir Menyusul
Terkini
Senin 21-09-2026,18:58 WIB
Pemprov Jateng dan 3EEE Inc Siapkan Tenaga Pengemudi Andal untuk Jepang
Senin 21-09-2026,18:48 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Dukung Penuh TNI AL Tindak Kapal Pengangkut 407 Ton Solar Ilegal
Senin 21-09-2026,18:44 WIB
Tingkatkan Ekonomi Daerah, Walikota Magelang Minta BUMD Terapkan Digitalisasi dan Kolaborasi
Senin 21-09-2026,18:33 WIB
Omzet Soto Bu Idas di GOR Samapta Kota Magelang Melonjak 100 Persen Selama Untidar Open XII
Senin 21-09-2026,18:29 WIB