MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Budaya padusan menjelang bulan suci Ramadhan memang sudah turun-temurun dilakukan oleh masyarakat terutama umat Islam di Temanggung. Kolam renang atau tempat wisata air Pikatan Water Park (PWP) menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat dalam melakukan tradisi padusan menjelang Ramadan 1440 H ini. Namun naas, dalam tradisi padusan Ramadan 1440 H ini, satu-satunya wisata atau wahana air di kabupaten penghasil tembakau ini kembali memakan korban jiwa. Meskipun sebelumnya korban sempat dibawa ke RSUD Djojonegero Temanggung. “Korban sempat mejalani perawatan, namun akhirnya korban meninggal dunia,” ungkap Gito Walngadi Plt Kepala BPBD Temanggung, kemarin. Ia mengatakan, kecelakaan air yang dialami oleh korban yakni Wahyu Dwi Liskiyanto warga Dusun Tritis Desa Wonotirto Kecamatan Bulu terjadi pada Minggu (5/5) pukul 13.00 Wib “Personil kami yang sedang melakukan tugas pemantauan di kolam renang prestasi Pikatan waterpark melakukan evakuasi terhadap korban,” terangnya. Dikatakan, dugaan awal korban mengalami kram perut saat sedang berupaya mengambil kalung di dasar kolam dengan kedalaman 2 meter, menurut saksi korban sudah berulang kali melakukan upaya penyelaman, saat kejadian korban tidak memberikan isarat tenggelam / tanda membutuhkan pertolongan. “Korban sudah berulang kali berenang ke dasar kolam renang itu, korban ini juga pandai berenang,” katanya. Setelah Korban diangkat ke permukaan oleh Personil SAR BPBD segera dilakukan penilaian dini, Kondisi Korban Henti Nafas dan Nadi lemah. Kemudian dilakukan Resesuitasi Jantung Paru setelah korban mengeluarkan air dari mulut segera diberikan bantuan oksigen oleh anggota PMI Temanggung dan korban dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Temanggung Setelah dilakukan tindakan dan pemasangan alat di RSUD Temanggung, korban dinyatakan masih hidup dan belum sadar, korban dirawat di ICU. “Kemudian hari Minggu malam Pukul 22.30 korban dinyatakan meninggal dunia,” terangnya. Kecelakaan air seperti ini bisa terjadi kapan saja, oleh karena itu warga atau masyarakat jangan memaksakan diri untuk berenang, manakala kondisi badan sedang tidak prima. “Lakukan semampunya saja, jangan memaksakan diri,” pesannya. (set)
Pikatan Waterpark Makan Korban Lagi
Selasa 07-05-2019,08:08 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 26-08-2026,06:50 WIB
Mahasiswa KKN IAI An-Nawawi Bekali Warga Mangunsari Keterampilan Pemulasaraan Jenazah
Rabu 26-08-2026,11:13 WIB
Gelombang Puluhan Ribu Mahasiswa di Magelang, Antara Peluang Ekonomi dan Potensi Kerawanan Keamanan
Rabu 26-08-2026,07:30 WIB
Pendaki 17 Tahun Hilang di Gunung Sumbing, Ditemukan Meninggal di Puncak Sejati
Rabu 26-08-2026,10:37 WIB
Jelajah Sejarah Potrobangsan, Strategi Komunitas Kota Toea Hidupkan Wisata Magelang
Rabu 26-08-2026,10:53 WIB
Walikota Magelang: Duta GenRe Harus Jadi Garda Terdepan Cegah Kenakalan Remaja
Terkini
Rabu 26-08-2026,15:51 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Magelang Edukasi Pekerja Informal di Malam Tirakatan Kedungsari
Rabu 26-08-2026,11:37 WIB
Data Bansos Berubah, Petani Bandongan Magelang Keluhkan Pencabutan PBI BPJS Kesehatan
Rabu 26-08-2026,11:13 WIB
Gelombang Puluhan Ribu Mahasiswa di Magelang, Antara Peluang Ekonomi dan Potensi Kerawanan Keamanan
Rabu 26-08-2026,10:53 WIB
Walikota Magelang: Duta GenRe Harus Jadi Garda Terdepan Cegah Kenakalan Remaja
Rabu 26-08-2026,10:37 WIB