MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Seorang aparat kepolisian meninggal dunia setelah diserang kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Mereka menyerang usai sholat Jumat. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengatakan kelompok teroris MIT di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang bersembunyi di hutan-hutan Kabupaten Poso dan Parigi Moutong, menyerang personel Operasi Tinombala dan warga Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Penyerangan dengan senjata api ini dilakukan usai Shalat Jumat sekitar pukul 12.30 WITA. Akibatnya seorang personel polisi meninggal dunia. \"Telah terjadi penyerangan anggota Ops Tinombala IV oleh kelompok MIT. Tepatnya sekitar 50 meter dari Pos Sekat Alfa 16, lima orang kelompok DPO MIT Poso menyerang anggota dan warga yang selesai Shalat Jumat,\" tutur Argo saat dihubungi, Jumat (13/12). Selain itu, ditambahkan Argo, para teroris MIT juga sempat menyandera warga dan anggota yang ada di Pos Sekat. Namun, anggota tersebut berhasil melarikan diri. Dalam aksi penyerangan tersebut korban meninggal dunia atas nama Bharatu Muhamad Saepul Muhdori dari Satuan Brimob Polda Sulteng. Penyerangan terjadinya usai Bharatu Muhammad menunaikan salat Jumat di musala desa. \"Kondisi korban informasi awal MD. Untuk kepastian menunggu tim evakuasi,\" jelas dia. Paska penyerangan, satu regu pasukan kejar langsung mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 13.30 Wita. \"Sekitar pukul 13.30 Wita, satu regu dari pasukan kejar yang dipimpin oleh Danki Kejar Ipda Richar menuju ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan dikarenakan Pos Sekat Salubanga terus memanggil untuk meminta bantuan melalui HT,\" katanya. Sayangnya, kelompok MIT usai melakukan serangan, langsung melarikan diri dengan berpencar. Mereka berpencar ke dua arah yang berbeda. Tiga orang ke arah SD Salubanga dan dua lainnya ke arah belakang musala setempat. \"Beberapa menit kemudian terjadi kembali penyerangan dengan menembak ke arah Pos Sekat Alfa 16,\" jelas dia. Kapolres Parigi Moutong, AKBP Zulham Efendi Lubis, mengatakan jenazah Bharatu MSM sudah dievakuasi dan diberangkatkan ke Palu. \"Iya, jenazah sudah dievakuasi, dan diberangkatkan menuju Palu,\" ungkapnya. Jenazah anggota Satgas Tinombala Polda Sulteng tiba di Polsek Sausu sekitar pukul 20.40 WITA menggunakan mobil jenazah dan dikawal sejumlah personel bersenjata lengkap. Tak lama disemayamkan di Polsek Sausu, jenazah kemudian dipindahkan ke mobil jenazah Polres Parigi Moutong untuk selanjutnya dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng untuk proses visum. Situasi pengamanan cukup ketat. Sejumlah polisi menggunakan seragam lengkap berjaga di depan pagar Mapolsek Sausu. (gw/fin)
Polisi Tewas Ditembak Kelompok MIT
Sabtu 14-12-2019,03:37 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 15-09-2026,16:54 WIB
Banjir Pesanan, Pengrajin Tanduk Magelang Terkendala Alat dan Modal
Selasa 15-09-2026,13:49 WIB
Warga Kota Magelang Enggan Merantau, Bursa Kerja Justru Diserbu Pelamar Luar Daerah
Selasa 15-09-2026,13:21 WIB
Insiden Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam, 1 Warga Magelang Selamat, 1 Kernet Masih Dicari
Selasa 15-09-2026,13:42 WIB
Pulihkan Trauma KDRT, Dosen Prodi Ilkom Untidar Ajak Penyintas di Magelang Katarsis Lewat Seni Kreatif
Selasa 15-09-2026,15:34 WIB
Adu Gagasan 4 Calon Rektor Untidar Magelang, Panitia Dorong Suksesi Lewat Musyawarah Mufakat
Terkini
Selasa 15-09-2026,17:02 WIB
Senat Untidar Magelang Tetapkan 3 Calon Rektor 2026-2030, Ini Daftarnya
Selasa 15-09-2026,16:54 WIB
Banjir Pesanan, Pengrajin Tanduk Magelang Terkendala Alat dan Modal
Selasa 15-09-2026,16:40 WIB
Di Balik Riuh Wisata Borobudur Magelang, Perjuangan Buruh Tani Tembakau demi Sesuap Nasi
Selasa 15-09-2026,16:29 WIB
Pameran MTQ Nasional di Jateng Diserbu Warga, Transaksi UMKM Tembus Rp 500 Juta Sehari
Selasa 15-09-2026,16:23 WIB