WONOSOBO- Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Wonosobo mengalami defisit sebesar Rp117,5 miliar. RAPBD tahun 2020 pendapatan daerah direncanakan sejumlah Rp1,9 triliyun dan belanja daerah tahun anggaran 2020 direncanakan sejumlah Rp2 triliun lebih. Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo mengemukakan, belanja daerah yang wajib dipenuhi pada RAPBD 2020 sesuai dengan KUA PPAS 2020. Antara lain penyelenggaraan pilkada, penyelesaian pembangunan Pasar Induk, penyelesaian pembangunan Pasar Sapuran, pembangunan stadion, pembayaran Jaminan kesehatan Nasional, peningkatan infrastruktur jalan untuk penguatan daya saing daerah serta kenaikan penghasilan tetap kades dan perangkat desa “Jadi ada sejumlah belanja daerah yang wajib dipenuhi, merujuk pada KUA PPAS yang sudah ditetapkan beberapa waktu lalu,” katanya saat membacakan penjelasan RAPBD tahun 2020 pada rapat paripurna kemarin. Menurutnya, selisih antara rencana pendapatan daerah dan rencana belanja daerah tahun 2020 menimbulkan defisit anggaran sejumlah Rp.117.597.479.656,00. Sesuai dengan pasal 17 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003, defisit anggaran tersebut akan ditutup dengan rencana pembiayaan daerah. “Sesuai daengan aturan, defisit akan ditutup dengan pembiayaan daerah,” katanya Dijelaskan, bahwa pembiayaan daerah dalam rencana APBD Kabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2020, terdiri dari, penerimaan pembiayaan sejumlah Rp132.532.479.656,00 yang bersumber dari prediksi penerimaan sisa lebih perhitungan anggaran daerah tahun 2019 Rp107.532.479.656,00 dan pencairan dana cadangan Rp25.000.000.000. Kemudian pengeluaran pembiayaan sejumlah Rp14.935.000.000 yang direncanakan untuk penyertaan modal daerah. Serta Pembiayaan Netto untuk menutup defisit anggaran dalam APBD Kabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2020 sejumlah Rp117.597.479.656. “Kita berharap segera dilakukan pembahasan terhadap materi rencana APBD Kabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2020 sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap memperhatikan konsistensi antara e planning dan e budgeting,” pungkasnya. (gus)
RAPBD Wonosobo 2020 Defisit Rp117,5 Miliar
Selasa 05-11-2019,02:52 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 16-06-2026,13:26 WIB
Kendal Jadi Magnet Investasi EV, Rp15 Triliun Digelontorkan Bakal Serap 10 Ribu Pekerja
Selasa 16-06-2026,13:53 WIB
Wagub Jateng Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama di Tengah Keberagaman Masyarakat
Selasa 16-06-2026,13:47 WIB
Cinta Batik Semarang Kembangkan Batik Ramah Lingkungan hingga Jangkau Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI
Selasa 16-06-2026,16:02 WIB
Gus Yusuf Izinkan Santri Nonton Piala Dunia 2026, Tapi Ada Syaratnya
Selasa 16-06-2026,13:34 WIB
Mentan Amran Penuhi Aspirasi Ratusan Petani Papua, Tambah Cetak Sawah dan Benih Komoditas Unggulan
Terkini
Selasa 16-06-2026,16:02 WIB
Gus Yusuf Izinkan Santri Nonton Piala Dunia 2026, Tapi Ada Syaratnya
Selasa 16-06-2026,13:53 WIB
Wagub Jateng Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama di Tengah Keberagaman Masyarakat
Selasa 16-06-2026,13:47 WIB
Cinta Batik Semarang Kembangkan Batik Ramah Lingkungan hingga Jangkau Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI
Selasa 16-06-2026,13:34 WIB
Mentan Amran Penuhi Aspirasi Ratusan Petani Papua, Tambah Cetak Sawah dan Benih Komoditas Unggulan
Selasa 16-06-2026,13:26 WIB