MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG - RSUD Muntilan saat ini, Senin (16/3), telah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan lini ke 2 setelah RSU Tidar Magelang dalam penanganan pasien yang terindikasi terpapar virus corona. Direktur RSUD Muntilan, M Syukri mengatakan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah memerintahkan semua rumah sakit daerah siap sebagai lini ke 2 penanganan pasien yang terindikasi covid-19 itu. Baca Juga Disemprot Disinfektan, Candi Borobudur Ditutup \"Seandainya harus merawat pasien covid-19, kita tetap siap untuk menerima. Ketika saat RSU Tidar Magelang sudah penuh, maka rujukan selanjutnya di RSUD Muntilan ini, terutama bagi warga Kabupaten Magelang,\" ungkap Syukri. Adapun persiapan RSUD Muntilan terkait penanganan pasien terpapar covid-19, pihaknya telah mempersiapkan ruang isolasi khusus di IGD satu ruangan, ICU dua ruangan, Bangsal satu ruangan. \"Total ada empat dengan ICU. Tapi untuk ICU khusus untuk kondisi yang memang mengharuskan pasien masuk ICU saja. Selain ruang isolasi, SDM juga sudah kita persiapkan tim penanggulangan. Ketua tim penanggulangannya dr Syamsul spesialis penyakit dalam. Kemudian untuk alat dan SPO juga sudah siap, simulasi juga sudah kita lakukan,\" papar Syukri. Dalam persiapan status rumah sakit rujukan tersebut, Bupati Magelang, Zaenal Arifin beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang dan OPD terkait lainnya melakukan pengecekan langsung ke lokasi RSUD Muntilan. \"Kami pastikan kesiapan rumah sakit ini ketika ditunjuk oleh Pak Gubernur sebagai rumah sakit rujukan lini ke-2 dalam kondisi siap,\" ucap Bupati Magelang, Zaenal Arifin disela-sela melakukan pengecekan kesiapan RSUD Muntilan, Senin (16/3). Menurut Zaenal, Direktur RSUD Muntilan, M Syukri yang juga sebagai ketua tim telah menyampaikan pihaknya telah berusaha memaksimalkan seluruh potensi rumah sakit untuk melayani masyarakat. Namun demikian, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang berharap tidak ada limpahan pasien yang diduga terpapar virus tersebut. Dengan berbagai pertimbangan, Pemkab Magelang juga telah menetapkan status tanggap darurat selama 28 hari kedepan. \"28 hari itu kita mempertimbangkan pasien dalam kondisi sembuh. Dikarenakan ada dua jenis, 21 hari itu paling cepat namun pasien meninggal, dan kita tidak mau itu terjadi,\" jelas Zaenal.(cha)
RSUD Muntilan Menjadi Rujukan Lini ke-2
Selasa 17-03-2020,03:01 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 10-10-2026,08:58 WIB
3.555 Slot Ludes Terjual! Antusiasme Warga Magelang Sambut Artos Run 10K 2026 Tinggi
Sabtu 10-10-2026,09:30 WIB
Dua Bulan Relokasi, Omzet PKL Sawitan Mungkid Magelang Belum Pulih, Pedagang Tagih Promosi
Sabtu 10-10-2026,08:00 WIB
Tim Untidar Magelang Kenalkan Blower Kompos Otomatis di Peternakan Etawa Trajumas Menoreh
Sabtu 10-10-2026,12:35 WIB
DPMP4KB Dorong RW Ramah Anak Terbentuk di 17 Kelurahan Kota Magelang
Sabtu 10-10-2026,10:00 WIB
2027, Semua Puskesmas Magelang Wajib Punya Pos Jiwa
Terkini
Sabtu 10-10-2026,20:29 WIB
Jelang Verifikasi Parpol, Perindo Kota Magelang Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Ranting
Sabtu 10-10-2026,17:05 WIB
34 Atlet Jateng Perkuat Indonesia di Asian Para Games Nagoya, NPCI Bidik 4 Medali Emas
Sabtu 10-10-2026,13:30 WIB
900 Guru Kota Magelang Ikut Pelatihan untuk Hadapi Serbuan Digitalisasi dan AI
Sabtu 10-10-2026,12:35 WIB
DPMP4KB Dorong RW Ramah Anak Terbentuk di 17 Kelurahan Kota Magelang
Sabtu 10-10-2026,11:30 WIB