MAGELANGEKSPRES.COM,TEGAL– Masyarakat sekitar Desa Kendayakan, RT 01/ RW 02, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal digemparkan dengan insiden pembunuhan yang dilakukan anak kepada ayah kandungnya, Selasa (29/10) petang. Kuat dugaan, pelaku yang bernama Wahudin,28, mengalami gangguan jiwa. Dugaan tersebut dikuatkan dari keterangan Kepala Desa Kendayakan Rasikun. Dia menuturkan bahwa pelaku sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di ruang observasi gangguan kejiwaan Flamboyan RS Mitra Siaga Texin Kabupaten Tegal. ”Seingat saya, dia (pelaku) sudah tiga kali harus rawat inap di sana sejak 2016 dan berlanjut di 2017. Terakhir, dia (pelaku) kembali menjalani rawat inap pada Ramadan 2019 lalu,” ungkapnya. Meskipun, lanjut dia, sepulang dari rawat inap, pelaku memiliki keseharian yang wajar seperti orang biasa pada umumnya. Insiden pembunuhan tersebut terkuak setelah ibu pelaku, Sariah, 51, menemukan ceceran darah segar di dalam rumah (kamar, red) tapi tidak menemukan korban yang merupakan suaminya, Rahadi, 58, di dalam rumah tersebut. Istri korban kemudian melaporkan ke pihak kepolisian. Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Priantno SIK MH, melalui Kapolsek Warureja Iptu Nugroho Santoso membenarkan insiden berdarah tersebut. Dia mengaku baru menerima laporan dari istri korban pada pukul 17.45 petang. ”Dia (Sariah, red) yang petang itu baru pulang ke rumah dari kegiatan di sawah sempat melihat adanya ceceran darah di kamar suaminya. Selanjutnya diantar beberapa warga, istri korban melaporkan insiden tersebut ke pihak kami,” ujarnya Rabu (30/10). Baca Juga Mau Mancing, Seorang Pemuda di Magelang Tewas, Hanyut Terbawa Arus Sungai Progo Sang pelaku yang juga merupakan anak korban sudah teridentifikasi. Dari penyelidikan yang dilakukan, usai menghabisi ayah kanudngnya, pelaku hendak menyembunyikan jasad korban dengan cara memasukkan jasad tersebut ke dalam septic tank dan dicor atau disemen. Jasad sang bapak itu sempat digulung dengan karpet seadanya sebelum dibuang ke septic tank rumah. ”Usai membunuh sang bapak, pelaku langsung menyerahkan diri ke warga setempat, dan dibawa warga menuju mapolsek,” jelasnya. Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa kampak dengan pegangan kayu sepanjang 70 cm, tikar plastic coklat untuk membungkus korban, tali plastik yang digunakan untuk mengikat tikar dan satu buah sarung merah bermortif kotak-kotak. Dari hasil pemerikasaan Dr Rosalina di RSUD Suradadi, korban mengalami beberapa luka parah. Antara lain, luka terbuka di bawah leher, luka terbuka di bagian dagu tengah sampai mengenai gigi bawah, luka terbuka di bawah dagu dan luka sayatan di punggung. Anehnya, setelah membunuh ayah kandungnya, pelaku seakan tidak memiliki penyesalan sama sekali. Pelaku justru mengaku sudah membulatkan niatnya untuk melukai dan membunuh bapaknya, lantaran korban menjalin asmara dengan wanita selain ibunya. ” Saya (pelaku) sudah berencana lama melukai bapak. Aku kesel bapak pacaran lagi dengan tetangga sebelah. Sudah banyak buktinya. Selingkuhannya pernah dikasih motor oleh bapak,” kata Wahudin. Di saat prasangka buruk terhadap bapaknya memuncak, pelaku melampiaskan dengan menghujamkan kampak secara bertubi-tubi di tubuh bapaknya. Diperkirakan aksi itu dilakukan pelaku pada siang hari, sebelum diketahui oleh ibunya. Pelaku yang selama ini tinggal bersama bapak dan ibunya itu merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Pelaku juga mengaku sempat menyembunyikan kampak di areal makam sebelum dirinya menyerahkan diri kepada warga setempat. ”Saya takut untuk kabur. Nanti malah dihukum lebih berat. Yang penting dendam saya sama bapak sudah selesai,” ungkap pelaku saat ditanya wartawan. (her/fat)
Sadis, Anak Bunuh Ayahnya
Kamis 31-10-2019,03:39 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,13:00 WIB
Kotak Infak Musala di Magelang Dibobol, Pelaku Kabur Tanpa Sepatu Terekam CCTV
Selasa 28-07-2026,08:00 WIB
Kementan Siapkan Strategi Serap Panen Tembakau, Petani Desak Regulasi Tak Menghimpit
Selasa 28-07-2026,06:50 WIB
Assessment for Learning: Penilaian Menjadi Bagian Proses Belajar
Selasa 28-07-2026,09:00 WIB
Hari Anak Nasional, SD Negeri 1 Traji Kenalkan Lagi Permainan Tradisional kepada Siswa
Selasa 28-07-2026,09:30 WIB
Golkar Purworejo Targetkan 11 Kursi DPRD pada Pemilu 2029, Yuli Hastuti Minta Kader Solid
Terkini
Selasa 28-07-2026,15:33 WIB
Nekat Mabukkan Ikan, Enam Warga Wonosobo Wajib Tebar 15 Ribu Benih
Selasa 28-07-2026,14:30 WIB
Mitra Beasiswa Pemkab Magelang Jadi 21 Kampus, Kuota Tetap 600 Mahasiswa
Selasa 28-07-2026,13:00 WIB
Kotak Infak Musala di Magelang Dibobol, Pelaku Kabur Tanpa Sepatu Terekam CCTV
Selasa 28-07-2026,12:13 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Magelang Buka Akses MLT Perumahan, Ini Fasilitas yang Bisa Dimanfaatkan
Selasa 28-07-2026,09:30 WIB