MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Pemerintah akan memperketat proses seleksi penerimaan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Keputusan pengetatan ini, sebagai langkah untuk mencegah masuknya paparan radikalisme ke dalam program beasiswa LPDP. Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK Agus Sartono mengatakan, bahwa kedepan proses seleksi LPDP akan diperketat. Nantinya jika ditemukan ada kecenderungan terpapar paham radikalisme dipastikan tidak dapat lolos seleksi. \"Ke depan LPDP akan lebih ketat lagi saringannya. Kalau ada yang seperti itu, pasti enggak akan dapat,\" kata Agus Kamis (12/3). Untuk itu Agus mengingatkan, agar para penerima beasiswa LPDP lebih baik fokus belajar. Menurutnya, jangan sampai ketika studi di luar negeri tapi malah bergabung dengan organisasi radikal, bahkan sampai mempunyai pemikiran membangun negara khilafah. \"Eranya kalian menyongsong masa depan, menjadi pemimpin republik ini. bukan lagi memikirkan apa Pancasila, kenapa Bhinneka tunggal ika. Kalau kalian habiskan untuk itu percuma, lebih baik enggak usah sekolah. Apalagi berpikir, sorry to say, keagamaan,\" tuturnya. \"Pancasila dirumuskan tokoh agama dan finished. Bagaimana para ulama waktu itu, merumuskan agama. Jangan punya pikirkan negara khilafah,\" imbuhnya. Sementara itu Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Rionald Silaban menyampaikan, saat ini pihaknya terus melakukan upaya seleksi yang ketat untuk mencegah hal tersebut terjadi. Menurutnya, penerima beasiswa harus mendapat pembekalan terkait berbangsa dan bernegara. Selain tentu bagaimana hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. \"Manakala terjadi hal seperti itu, kalau masih kuliah kita peringatkan, kita ambil tindakan. Tapi kalau yang bersangkutan sudah menjadi alumni kalau melanggar kesepakatan salah satunya itu seharusnya dia pulang tapi enggak pulang kita tuntut ganti rugi. Bersangkutan mengembalikan (uang beasiswa),\" terangnya. Dapat disampaikan, terhitung sejak kemarin (12/3) sebanyak 206 penerima beasiswa LPDP mengikuti persiapan keberangkatan. Mereka merupakan angkatan ke-160. Sebanyak 206 peraih beasiswa ini mengambil kuliah di beragam program. Mulai dari Magister, doktoral sampai Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI). Dengan rincian 79 mahasiswa magister dalam negeri, 57 mahasiswa magister luar negeri, 42 mahasiswa doktoral dalam negeri, 18 mahasiswa doktoral luar negeri, dan 10 dokter spesialis. (der/fin)
Seleksi LPDP Bakal Diperketat
Jumat 13-03-2020,06:52 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,10:01 WIB
Judol Marak di Magelang, Akademisi Untidar Soroti Aspek Pidana Pencabutan Bansos
Rabu 23-09-2026,14:16 WIB
Dapur SPPG Bener Kaliboto Ditutup Paksa Usai 255 Siswa Purworejo Keracunan Makan Bergizi Gratis
Rabu 23-09-2026,14:58 WIB
Nyaris Tak Ada PHK Tapi Sebagian Pekerja Kota Magelang Justru Pilih Resign
Rabu 23-09-2026,12:42 WIB
Kebakaran Hutan Gunung Merapi di Magelang Meluas, 5 Hektare Lahan Hangus Terbakar
Rabu 23-09-2026,13:25 WIB
Perjuangan Novi Indah Fauziah, Kepala MI Muhammadiyah Danurejo Magelang Antar Jemput Murid
Terkini
Rabu 23-09-2026,15:41 WIB
Prevalensi Capai 18 Persen, Wonosobo Duduki Peringkat Teratas Kasus Stunting di Jawa Tengah
Rabu 23-09-2026,15:32 WIB
Kawasan Kedu Dominasi Kasus Stunting Jateng, Ahmad Luthfi Instruksikan Tiru Demak dan Semarang
Rabu 23-09-2026,15:11 WIB
Pemprov Jateng Kejar Target Kemiskinan 8,7 Persen Lewat Program Bedah Rumah
Rabu 23-09-2026,15:09 WIB
Curi Sapi di Wonosobo, Mobil Pelaku Terguling Dikejar Warga
Rabu 23-09-2026,14:58 WIB