MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO - Seorang buruh tani berjenis kelamin perempuan ditemukan tewas mengenaskan di area pesawahan Desa Nambangan Kecamatan Grabag, Minggu (5/1) lalu. Diketahui, korban tewas tersambar petir tersebut bernama Nisem (40) warga RT 2 RW 1 desa setempat. Saksi mata yang juga rekan korban, Timbang Mastuki (40), mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi pada siang hari sekitar pukul 11.45 WIB saat hujan sangat lebat disertai petir terjadi. Usai tersambar petir, kondisi korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Usai tersambar petir, Nisem langsung meninggal di lokasi kejadian. Bahkan, caping yang dikenakan korban pun ikut hancur berlubang. \"Peristiwa terjadi ketika hujan lebat disertai petir mengguyur saat korban sedang sibuk bekerja. Tidak disangka ada petir yang menyambar korban, dia langsung terjatuh,\" ujar saksi kejadian, Timbang Mastuki, menjawab pertanyaan Purworejo Ekspres, Senin (6/1). Saksi dan beberapa petani mendekati tubuh korban. Namun Nisem sudah tidak bergerak dan diperkirakan sudah tewas. Mereka kemudian memberitahu peristiwa itu kepada warga lain dan Pemerintah Desa Nambangan. Dirinya kemudian memberitahukan peristiwa tersebut kepada kerabat korban lalu dilanjutkan kepada Kadus Wasiat (35) dan Kades Nambangan Pamuji (40). Pihak desa kemudian melaporkan kejadian itu ke Babinsa Serda Puji Raharjo serta pihak Kepolisian. \"Kami mendapat laporan warga lalu memberitahu Polsek Grabag. Warga bersama polisi mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban. Polisi melakukan pengecekan dan memastikan korban tewas akibat sambaran petir. Jenazah diserahkan kepada keluarganya dan langsung dimakamkan,\" \" ungkap Kepala Desa Nambangan, Pamuji. (luk)
Seorang Buruh Tani di Purworejo Tewas Disambar Petir
Selasa 07-01-2020,01:55 WIB
Editor : ME
Kategori :