Pemkab Anggarkan Rp10 M MAGELANGEKSPRES.COM, PURWOREJO - Stadion sepak bola WR Soepratman Purworejo kondisinya kini sangat memprihatinkan dan butuh perhatian. Ironisnya, sudah bertahun-tahun stadion yang menjadi markas Persikapur Divisi 3 hingga divisi 1 ini terbengkalai lantaran tidak pernah direnovasi. Pantauan di lokasi terlihat atap tribun penonton banyak berlubang. Rumput mongering. Jaring gawang sudah tidak ada. Sama sekali tidak meninggalkan bekas bahwa di stadion ini pernah menjadi basecamp kesebelasan kebanggan Kabupaten yang memiliki tagline \\\'mulyo\\\' ini. Kondisi tersebut menjadi sorotan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Purworejo. Pasalnya, pada tanggal 20 Juli mendatang, stadion akan dipakai untuk uji coba dengan PSS Sleman. “Sabtu kemarin (13/7) sudah dipakai untuk seleksi lokal bibit muda berbakat yang akan diikutkan Soeratin Cup. Terpaksa jala gawang saya perbaiki dengan uang pribadi,\" kata Angko Setiyarso Widodo Ketua Pengkab PSSI Kabupaten Purworejo, Senin (15/7). Angko mengungkapkan pentingnya memiliki stadion sepak bola yang representatif. Terlebih, saat ini Pengkab PSSI tengah menyiapkan pemain untuk liga profesional pada tahun 2023 mendatang. \"Tim tersebut adalah juara U-16 juara nasional U-16 dan juara Piala Raja di Thailand. Sekarang mereka sudah naik U-17 dan dipersiapkan untuk mengikuti Piala Soeratin. Tim tersebut tengah mengikuti diklat di Banjarnegara karena di Purworejo tidak ada diklat yang ditangani secara professional,” ungkapnya. Jika ingin memiliki tim sepak bola profesional, lanjutnya, maka Pemkab harus menyediakan lapangan yang layak agar dapat menjadi home base. \"Ada syarat dari PSSI untuk menjadi stadion tim profesional, jaraknya tidak boleh lebih dari 60 KM. Purworejo ini sangat memenuhi syarat, dengan adanya bandara baru YIA,\" sebutnya. Menurut Angko, memiliki stadion bagus tidak akan rugi. Perhitungannya, jika dipergunakan untuk pertandingan professional, dari pemasukan tiket saja dapat mencapai Rp200 - 400 juta sekali pertandingan. Belum pemasukan dari biaya sewa stadion dan lainnya. \"Membangun stadion bola sebenarnya tidak akan rugi. Karena ada aturan keterkaitan antar memiliki tim daerah dengan pembangunan stadion yang representatif. Jika ingin membangun, harus standar bisa untuk liga profesional,\" tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Purwprejo, Sukmo Widi Harwanto SH MH saat dikonfirmasi mengaskan bahwa pihaknya telah menganggarkan Sport Centre yang berlokasi di GOR WR Supratman pada tahun 2020. Untuk pembangunan sport centre tersebut telah dianggarkan mencapai Rp10 M dari alokasi dana APBD 2020. \"Akan tetapi memang belum spesifik pembangunan stadion sepak bola. Namun pembangunan atap tribun dan sistem sistem drainase akan kita prioritaskan, agar ketika hujan tidak terjadi genangan air,\" tegasnya. (top)
Stadion WR Soepratman Butuh Perhatian
Selasa 16-07-2019,02:31 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 12-05-2026,15:53 WIB
Kisah Painah Penjual Daun Pisang Asal Wonosobo Berangkat Haji
Selasa 12-05-2026,20:05 WIB
Layanan 5 Puskesmas Pagi-Sore di Kota Magelang Buka hingga Malam, Respons Kebutuhan Warga
Selasa 12-05-2026,19:40 WIB
Sidak TPA dan Daycare di Magelang, Walikota Pastikan Standar Pelayanan Anak Terjamin
Selasa 12-05-2026,14:40 WIB
Jelang Idul Adha, Mahasiswa Polbangtan Kementan Berlatih Sembelih Halal
Selasa 12-05-2026,19:45 WIB
Pisah dari Kemenag, Kantor Kemenhaj Kota Magelang Resmi Beroperasi di Gedung Baru
Terkini
Rabu 13-05-2026,11:20 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Ancam Pidanakan Pengusaha Tambang Perusak Lingkungan
Rabu 13-05-2026,10:38 WIB
Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh bagi Enam Santri Penghafal Al-Qur'an di Kudus
Rabu 13-05-2026,10:37 WIB
Pulihkan Dampak Banjir Sultra, Mentan Amran Salurkan Bantuan Rp10 Miliar
Rabu 13-05-2026,09:30 WIB