MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Ustad Maaher At-Thuwailibi ditangkap polisi. Dia ditangkap di rumahnya terkait kasus ujaran kebencian. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan tim penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Soni Eranata (28) alias Ustad Maaher At-Thuwailibi. Ustad Maher ditangkap di kediamannya di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/12) pukul 04.00 WIB. Bahkan polisi telah menetapkan Ustad Maher sebagai tersangka. \"Tersangka ditangkap karena yang bersangkutan melakukan dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian, permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan,\" katanya, Kamis (3/12). Dijelaskan Argo, dalam penangkapan tersebut aparat kepolisian menyita sejumlah barang bukti. Barang yang turut diamankan adalah tiga unit ponsel pintar, satu tablet merek Samsung, sebuah KTP atas nama Soni Eranata. Usai ditangkap, lanjut Argo, Ustad Maher langsung digelandang ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan. \"Polisi juga akan melakukan pemeriksaan digital forensik terhadap barang bukti yang telah diamankan,\" terangnya. Ustad Maher ditangkap untuk menindaklanjuti laporan polisi bernomor LP/B/0677/XI/2020/Bareskrim tertanggal 27 November 2020. Dalam kasus-nya, tersangka diduga melakukan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/ atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dihubungi terpisah, kuasa hukum Ustad Maaher Djudju Purwantoro membenarkan penangkapan tersebut. Bahkan menurutnya, kliennya ditangkap sekitar jelang subuh disaksikan istrinya. Sejumlah barang bukti juga dibawa aparat kepolisian bersama dengan Ustad Maaher. \"Tadi pagi sekitar jam 04.00 WIB, disaksikan oleh istrinya, langsung dijemput ke rumahnya oleh tim dari Bareskrim Polri, juga dibawa beberapa barang sebagai bukti, beberapa HP, Tab,\" katanya. Memanggapi penangkapan tersebut, Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) merasa prihatin. Meski pernah berselisih dengannya, Gus Miftah mendoakan agar sehat saat menghadapi kasus hukum. \"Karena kasihan kalau menghadapi kasus hukum kok sakit,\" ujarnya. Diakuinya, dirinya tak punya dendam personal terhadap Ustad Maaher meski sempat berselisih karena membela kiai NU Habib Luthfi bin Yahya. Ustad Maaher sebelum diciduk dilaporkan atas cuitan \\\'cantik pakai jilbab kaya kiai Banser\\\' dengan memasang foto Habib Luthfi. \"Saya sempat berselisih dengan Maaher hanya karena saya membela kehormatan guru saya Habib Luthfi bin Yahya. Adapun kalau hinaan langsung ke pribadi saya, saya tidak akan respons,\" jelas dia. Dia pun mengingatkan agar peristiwa ini menjadi pelajaran bahwa Indonesia merupakan negara hukum. Siapa pun yang bersalah bisa dihukum. \"Siapa pun yang bersalah yang dihukum adalah perilakunya, bukan sosoknya, sehingga tidak ada istilah kriminalisasi ulama atau kriminalisasi ustad, tapi semata-mata proses hukum terhadap para kriminil,\" terangnya.(gw/fin)
Ustad Maaher Ditangkap di Depan Rumahnya
Jumat 04-12-2020,03:08 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 29-09-2026,17:33 WIB
Kericuhan Warnai Pengundian Nomor Urut Pilkades Batursari Sapuran Wonosobo
Selasa 29-09-2026,18:27 WIB
Lahan 4 Hektare di Kaliurip Kemiri Purworejo Terbakar, Api Padam Setelah 4 Jam
Rabu 30-09-2026,13:47 WIB
Lazismu Kota Magelang Salurkan Bantuan SOS ke Dua TK Aisyiyah
Rabu 30-09-2026,13:57 WIB
Dosen Untidar Magelang Latih KWT Bandongan Bikin Kaldu Non-MSG Pakai Teknologi Pengeringan Busa
Rabu 30-09-2026,15:11 WIB
Cegah Penyalahgunaan, Kejari Magelang Musnahkan Hampir Setengah Kilo Sabu
Terkini
Rabu 30-09-2026,17:09 WIB
50 Siswa Tempuran Magelang Dapat Kacamata Gratis, Tak Lagi Kabur Lihat Papan Tulis
Rabu 30-09-2026,16:43 WIB
Es Dawet Pak Min Kota Magelang, Kuliner Legendaris yang Tetap Laris Manis
Rabu 30-09-2026,16:39 WIB
Krisis Air Menghantam Sawangan Magelang, 51 Ribu Liter Air Bersih Didistribusikan
Rabu 30-09-2026,16:24 WIB
Hingga Triwulan III Tahun 2026, KPU Magelang Catat 9.308 Pemilih Baru
Rabu 30-09-2026,16:09 WIB