MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO - Ratusan warga terdampak proyek pembangunan Bendungan Bener mendatangi kantor Bupati Purworejo, Selasa (28/1) siang. Mereka melakukan audiensi kepada Bupati terkait permasalahan ganti rugi tanah yang tidak manusiawi. Kedatangan massa dengan armada truk dan puluhan motor tersebut dilakukan usai mengawal sidang gugatan di Pengadilan Negeri Purworejo dengan agenda mendengarkan keterangan saksi termohon. Tepat tengah hari mereka melakukan orasi di depan kantor Bupati dan sebagian perwakilan pendemo masuk ke ruang audiensi di ruang Arahiwang. Perwakilan warga lalu disambut langsung oleh Bupati Purworejo Agus Bastian dan jajaran Forkopimda. Para perwakilan warga dalam audiensi meminta agar sosialisasi terkait harga tanah dapat betul-betul disosialisasikan dan dimusyawarahkan dengan warga. Hal itu agar tidak menimbulkan kejadian seperti yang terjadi di Bukit Besek. Lebih dari itu, Pemkab dapat turut memperjuangkan nasib warga terdampak yang saat ini nilai ganti rugi tanahnya tidak manusiawi. “Harusnya sosialisasi disampaikan sebelum diminta tanda tangan (jika setuju) atau menolak, tidak seperti yang di Bukit Besek,” katan salah satu perwakilan. Menanggapi itu, Bupati Agus Bastian menyatakan bahwa pemerintah kabupaten sangat memperhatikan keluhan dari masyarakat terdampak Bendungan Bener. Salah satu buktinya, dirinya sudah beberapa kali meninjau lokasi bendungan. “Bendungan Bener itu saya pernah kesana dan tidak membawa rombongan, saya ingin tahu betul (prosesnya sudah sampai mana),” ungkapnya. Bupati menegaskan bahwa pembangunan Bendung Bener adalah sebagai upaya untuk kesejahteraan warga Purworejo. Karena bendungan sebagai tanggung jawab bersama, maka pemerintah dalam hal ini akan terus mengawal proses pembangunan dan penyelesaian ganti rugi tanah warga terdampak. “Kita juga berharap apa yang diharapkan warga itu tercapai, karena bendungan adalah proyek vital nasional,” tegasnya. (top)
Warga Terdampak Bendungan Bener Datangi Kantor Bupati
Rabu 29-01-2020,03:21 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 07-08-2026,07:00 WIB
Panen Tembakau Temanggung Mundur, Petani Masih Menunggu Kepastian Kuota dan Harga dari Pabrikan
Jumat 07-08-2026,08:00 WIB
Viral Salah Bawa Motor di MPP Purworejo, Polisi Ungkap Penyebab Honda Beat Bisa Tertukar
Jumat 07-08-2026,16:41 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin Minta Akar Kasus Perundungan Ditelusuri hingga Rumah
Jumat 07-08-2026,15:47 WIB
Jateng Jajaki Investasi di IKN, Furniture Jepara Jadi Salah Satu Potensi Kerja Sama
Jumat 07-08-2026,16:32 WIB
Untidar Edukasi Pelajar dan Guru SMA Magelang soal Bank Emas Syariah
Terkini
Jumat 07-08-2026,17:51 WIB
Kejari Wonosobo Usut Dugaan Korupsi Bansos PKH Kalikajar, 600 Kartu ATM Disita
Jumat 07-08-2026,16:41 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin Minta Akar Kasus Perundungan Ditelusuri hingga Rumah
Jumat 07-08-2026,16:32 WIB
Untidar Edukasi Pelajar dan Guru SMA Magelang soal Bank Emas Syariah
Jumat 07-08-2026,16:29 WIB
Dampingi Peternak Lokal, Mahasiswa Polbangtan Kementan Dukung Ketahanan Pangan
Jumat 07-08-2026,15:47 WIB