6. Bunker Belanda atau Goa Jepang
Di Kampung Kwarasan Kelurahan Cacaban, Magelang Tengah terdapat sebuah bunker yang sampai sekarang masih utuh.
Namun tepat di tengah-tengah bunker terdapat gundukan tanah yang diduga kuat disebabkan karena bunker yang longsor.
BACA JUGA:Ruang Perkuliahan UGM di Magelang Tidak Terurus, Ditumbuhi Semak Belukar, Jadi Makin Angker
Konon katanya, bunker bikinan Belanda ini menjadi saksi pembantaian masyarakat saat pendudukan Hindia Belanda.
Bunker ini diyakini tembus ke kawasan Bakorwil II Kedu-Surakarta yang kala itu menjadi pusat pemerintahan eks-Karesidenan Kedu selama pendudukan Belanda.
Ada mitos dan cerita dari masyarakat bahwa di dalam bunker yang tertutup longsor tersebut berpenghuni ular dengan ukuran yang sangat besar dan panjang.
Bunker Belanda di Kwarasan Cacaban--
7. Gedung UGM Cabang Magelang
Gedung UGM Cabang Magelang kini telah mangkrak terletak di Kelurahan Cacaban Magelang Tengah.
Gedung yang sudah aktif puluhan tahun itu banyak ditumbuhi semak belukar.
Nuansa seram semakin terasa ketika memasuki bangunan gedung. Banyak ternit yang rusak, atap yang hancur, dan tembok yang mulai mengelupas.
Konon katanya, warga yang tinggal di sekitar kampus UGM cabang Magelang itu pernah mendengar suara tangisan dan orang tertawa layaknya sebuah kampus.
Gerbang UGM Cabang Magelang-WIWID ARIF-MAGELANG EKSPRES
Itulah tujuh tempat paling angker di Magelang. Percaya atau tidak, tapi itulah cerita yang berkembang di masyarakat. (*)