BACA JUGA:Produk Pupuk dari Sampah Olahan TPS 3R Desa Payaman Magelang, Terkendala Pemasaran
Tarsudi selaku pegawai DLH membenarkan bahwa TPSA Pasuruhan masih aktif sampai sekarang dan tidak ditutup.
“TPSA Pasuruhan masih aktif sampai sekarang, dan masih menampung sampah-sampah kiriman dari warga,” terangnya.
Tarsudi juga menjelaskan bahwa tidak menyetujui jika TPSA Pasuruhan ditutup. Hal ini dikarenakan kondisi tempat sampah yang sangat minim di Kabupaten Magelang.
“Kalo ditutup TPSA ini, terus seluruh sampah di Kabupaten Magelang mau dibuang di mana?, apa tidak nanti membuat masalah baru lagi?,” terangnya.
BACA JUGA:Tegas! Kepala Desa di Magelang Ini Bakal Tindak Pelaku Pembuangan Sampah di Kalibening
Perlu diketahui bahwa di Kabupaten Magelang ada TPSA selain di Pasuruhan, Mertoyudan. TPSA tersebut berada di Klegen, Kecamatan Grabag.
Tursadi menjelaskan bahwa beberapa sampah kita alokasikan ke Klegen, tetapi tidak semuanya.
“Emang beberapa sampah dikirim ke Klegen, tapi di Klegen pun sudah ditambang overload, jadi sudah tidak efektif lagi untuk terus mengandalkan sana lagi,” imbuhnya.(mg6)