BACA JUGA:TPS di Kota Magelang dan Bandongan Kabupaten Magelang Dicek Kesiapannya Jelang Pemilu 14 Februari
Wikan menuturkan, semakin tinggi nilai indeks Reformasi Birokrasi, maka semakin optimal dan produktif pengelolaan tata pemerintahan, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
"Selain itu juga memiliki pelayanan publik yang unggul didukung oleh aparatur sipil negara yang memiliki integritas, keahlian, dan berorientasi pada kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," terangnya.
Pentingnya penilaian RB di kabupaten/kota sangatlah besar untuk melihat dampak langsung dari peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi.
BACA JUGA:Laba Bank Magelang Mencapai Rp 3,57 Miliar di Tahun 2023, Sumbangkan 55 Persen PAD Kota Magelang
Salah satu contohnya adalah penurunan angka kemiskinan di Kota Magelang yang signifikan.
Termasuk juga peningkatan investasi yang berdampak positif seperti berkurangnya tingkat pengangguran terbuka, transformasi digital dalam pelayanan publik, serta penggunaan produk dalam negeri untuk meningkatkan pendapatan UMKM.
"Hal semua itu biasa kita sebut dengan pencapaian RB tematik," katanya.
Selanjutnya, terdapat juga yang disebut dengan RB general yang mengukur perbaikan tata kelola pemerintahan dari sisi birokrasi internal.
Tujuannya adalah agar birokrasi kita menjadi lebih lincah, akuntabel, dan kolaboratif. Untuk mencapai hal ini, diperlukan dukungan dari ASN yang profesional dan berahlak.
Menurut Wikan, terdapat beberapa indeks RB general, antara lain Indeks SPBE, Indeks SAKIP, Indeks Kualitas Kebijakan, Indeks Reformasi Hukum, dan Indeks Sistem Merit. Terdapat sekitar 25 indikator di dalamnya.
BACA JUGA:Jelang Kickoff Pemilu, Ratusan Anggota Panwascam di Wonosobo Diminta Tegas
Secara teknis, lanjut Wikan, strategi yang dilakukan adalah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang intensif dengan instansi vertikal yang menangani atau menilai IRB General dan IRB tematik.
Hal ini bertujuan agar Peraturan Walikota Nomor 7 Tahun 2023 tentang Perubahan Roadmap Birokrasi Kota Magelang 2021-2024 dapat terkawal dan termonitoring dengan baik.
"Ke depannya, tentu saja, untuk mempertahankan Indeks RB yang sudah memuaskan ini, diperlukan usaha yang lebih keras lagi untuk mencapai target-target dalam perubahan Roadmap birokrasi Kota Magelang Tahun 2021-2024," pungkas Wikan. (wid)