Kereng, Kue Khas Lebaran di Magelang yang Berasa Manis dan Gurih

Sabtu 08-03-2025,15:00 WIB
Reporter : Heni Agusningtyas
Editor : Arief Setyoko

BACA JUGA:Tempat Favorit di Kawasan Borobudur Magelang untuk Berburu Takjil dan Ngabuburit

Dalam satu adonan dibutuhkan 3 kilogram tepung beras ketan, gula pasir 1 kilogram dan 10 butir kelapa.

Dalam satu hari dirinya mengaku hanya mampu menyelesaikan 1 adonan saja.

"Dalam satu adonan menghasilkan 5 kilogram kereng. Meskipun permintaan bertambah saya tetap hanya bisa buat segitu," terang Sulaenah sembari membuat kereng.

BACA JUGA:Pengelola Jasa Wisata di Magelang Harus Patuhi Aturan Selama Ramadan

Saat bulan puasa permintaan kereng bertambah.

Sulaenah dibantu anak perempuannya Wahidah(45) membuat kereng.

"Nanti malam dilanjut anak saya yang membuat dengan 1 adonan dengan hasil 5 kg kereng," imbuhnya.

BACA JUGA:Wisata Edukasi Jadi Terobosan Baru Pariwisata di Kawasan Borobudur Magelang

Kini, setelah dibantu anaknya, Sulaenah dapat menghasilkan 10 kg kereng setiap harinya. 

Proses pembuatan kereng yang cukup melelahkan tidak membuatnya patah semangat.

Adonan kereng digelar diatas wajan dibawahnya tungku api kayu.

BACA JUGA:Rumah Makanan dan Kafe di Borobudur Magelang yang Tetap Buka Selama Ramadan

Tungku api yang masih tradisonal tersebut menjadikan aroma kereng tercium harum.

"Adonan kereng diratakan di wajan hingga tipis. Setelah adonan rata dibagi menjadi garis menjadi 10 bagian, sebelum kering diangkat satu persatu di luntung membentuk tabung berdiameter 1 cm dan panjang 5 cm," paparnya.

Penjualannya, Sulaenah mengaku tidak khawatir karena sudah banyak pelanggan yang datang.

Kategori :