"Salah satu yang paling terlihat adalah kedisplinan dalam hal waktu. Dahulu tidak jarang peserta didik datang terlambat ke sekolah, namun dengan adanya pembiasaan salat Dhuha sebelum pembelajaran, peserta didik mulai sadar untuk datang tepat waktu ke sekolah," terangnya.
BACA JUGA:Si Ola Cantik, Inovasi SDN Cacaban 6 Magelang Sulap Sampah Jadi Rupiah
Sementara itu, guru PAI SDN 3 Kedungsari, Solehah SPdI menyebut, dampak positif dalam diri peserta didik terkait dengan ibadah sangat dirasakan.
"Sebelumnya saya atau guru lain sampai harus masuk ke setiap kelas untuk mengingatkan salat, kini hal tersebut sudah jarang dilakukan. Saat sudah waktunya atau adzan, peserta didik dengan sendirinya mengambil wudhu dan menuju musala untuk beribadah tanpa paksaan," katanya.
Hal yang tak kalah penting dari program Sadar Aktif, lanjut Solehah adalah meningkatnya rasa percaya diri peserta didik.
Di mana pada program Rabu kreatif peserta didik menampilkan bakat minatnya dihadapan seluruh warga sekolah. Hal ini meningkatkan rasa percaya diri mereka.
"Mereka tidak lagi takut untuk tampil di depan umum juga menyampaikan ide di dalam kelas," jelasnya.
Berbagai kegiatan dilaksanakan siswa SDN 3 Kedungsari dalam rangka implementasi Sadar Aktif-IST-MAGELANG EKSPRES
Melalui program ini, SDN 3 Kedungsari berharap agar peserta didik dapat tumbuh menjadi individu yang berakhlak, beradab, dan memiliki karakter yang baik.
BACA JUGA:Mbah Diman, Sulap Limbah Jadi Tanaman, Program Unggulan TK Negeri Pembina Kota Magelang
Program ini diharapkan bisa menjadi teladan untuk sekolah-sekolah lainnya dalam membangun suasana pembelajaran yang berbasis pada nilai-nilai keagamaan dan berkualitas.