BACA JUGA:90 Ribu Pajak Kendaraan di Wonosobo Nunggak, Penerimaan Pajak Daerah Hilang Rp43 M
“Sekarang sudah mulai terlihat tumbuhnya warung-warung di pinggir jalan yang tidak tertata. Kalau ini dibiarkan, keindahan kawasan bisa hilang. Ini yang harus dihindari,” ujarnya.
Pemkab mendorong agar masyarakat tidak hanya menjual asetnya ke investor luar.
Sebaliknya, warga harus menjadi bagian dari pelaku utama dengan mengelola potensi yang ada, seperti membuat homestay, mengembangkan UMKM, dan menjaga kelestarian alam.
BACA JUGA:Kunjungan Wisatawan di Wonosobo Naik 29 Persen
“Kalau ke depan ada kebutuhan penginapan, kita dorong warga untuk mengembangkan homestay. Jadi, manfaat ekonominya langsung dirasakan oleh masyarakat lokal,” imbuhnya.
Pihaknya juga menekankan bahwa pembangunan kawasan wisata tidak bisa hanya bertumpu pada aspek ekonomi semata.
Namun pemberdayaan masyarakat harus menjadi prioritas utama dengan menyentuh isu-isu mendasar seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kemiskinan.