BACA JUGA:Bantuan Beras CPP di Purworejo Disalurkan Sekaligus, Target Selesai Juli 2025
Pihaknya menilai, di tengah berbagai keterbatasan seperti regulasi baru dari Kemenpora, satu-satunya kekuatan utama adalah kebersamaan dan sinergi semua pihak.
"Sepanjang ada kebersamaan, kesulitan-kesulitan itu bisa kita hadapi bersama," tegasnya.
Abdullah juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara KONI dan Pemkab Purworejo.
BACA JUGA:DPRD Purworejo Panggil PGRI Soal Usulan 5 Hari Sekolah
Menurutnya, kemajuan olahraga daerah sangat bergantung pada perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, terutama dalam hal alokasi anggaran.
"Kalau sampai tidak harmonis, jangan harap olahraga bisa maksimal. Karena anggaran terbesar dalam pembinaan itu datang dari Pemda," ungkapnya.
Lebih lanjut Muhammad Abdullah mengajak seluruh elemen untuk terlibat aktif dalam pengembangan olahraga di Kabupaten Purworejo.
BACA JUGA:Fran Suharmaji PKB Apresiasi Pembongkaran Karaoke Liar: Langkah Awal Menuju Purworejo Religius
Menurutnya, pembinaan dan peningkatan prestasi tidak bisa hanya menjadi beban pemerintah atau KONI saja, tetapi juga harus melibatkan seluruh cabang olahraga (Cabor) dan masyarakat.
"Pengembangan olahraga ini adalah tanggung jawab kita bersama. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kepercayaan dan dukungannya. Semoga ke depan, olahraga Purworejo bisa semakin maju, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional dan internasional," tandasnya.