Lapak Warga Laris Manis Usai Borobudur Night Carnival 2025

Minggu 28-09-2025,13:27 WIB
Reporter : Heni Agusningtyas
Editor : Arief Setyoko

BOROBUDUR, MAGELANGEKSPRES.ID - Bagi warga Borobudur, Borobudur Night Carnival (BNC) 2025 tidak hanya menghadirkan hiburan budaya, tetapi juga membawa manfaat ekonomi.

Aziz, salah satu warga Desa Borobudur, mengaku lapak dagangannya laris manis saat ribuan orang tumpah ruah menyaksikan karnaval.

"Alhamdulillah, jualan saya habis. Ramai sekali, kami ikut senang karena selain hiburan juga memberi rezeki bagi warga," ungkapnya.

BACA JUGA:Borobudur Night Carnival 2024: Event Tahunan yang Dongkrak Potensi Wisata

BACA JUGA:Kunjungan ke Candi Borobudur Turun Hingga 30 Persen, Imbas Pembatasan

BACA JUGA:Pemkab Magelang Luncurkan Program Rawat Inap Gratis di Kelas 3

Acara yang digelar Sabtu (27/9) malam ini diikuti 28 kontingen, terdiri dari 20 desa serta delapan instansi dan sekolah.

Ribuan masyarakat berjejer di sepanjang rute kirab, dari Kampung Seni Borobudur di Kujon menuju panggung utama di depan Kantor Kecamatan Borobudur, hingga berakhir di Terminal Borobudur sejauh 1,5 kilometer.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji menyebut BNC sebagai wujud peran masyarakat dalam menjaga tradisi sekaligus mengembangkan kearifan lokal.

BACA JUGA:Lestarikan Kearifan Lokal, Borobudur Night Carnival Digelar

BACA JUGA:229 Lansia di Kabupaten Magelang Diwisuda, Bukti Semangat Belajar Tak Kenal Usia

"Borobudur adalah mahakarya warisan budaya, bukan hanya kebanggaan warga Magelang, melainkan milik umat manusia. Karnaval ini ruang interaksi budaya yang mempertemukan masa lalu dan masa kini, sekaligus pijakan menuju masa depan,” ujarnya.

Wakil Ketua Panitia BNC 2025, Romad Hidayat menjelaskan, rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hingga sore dengan senam massal, pentas kesenian, hingga penampilan band.

Malam harinya menjadi puncak dengan karnaval budaya bertema Wiyar Budaya Mrih Jatmiko.

BACA JUGA: Malam Minggu Besok Digelar Borobudur Night Carnival, Libatkan 11 Daerah

Kategori :