MAGELANGEKSPRES.ID - Video viral di media sosial memperlihatkan kendaraan berpelat AA 6168 ABB, asal Magelang, berada di bawah sorot matahari Pegunungan Himalaya.
Di atas joknya, tumpukan tas besar terikat erat, sementara cat merah tua motor Honda CB125 tahun 1972 itu penuh jejak perjalanan jauh.
Plat AA 6168 ABB itu tampak berdebu, angka-angka pada logam tipis itu berkilau samar.
Di atas jok, dua tas besar hitam dan oranye menumpuk, diikat tali karet kuat.
Motor Honda CB125 lawas itu tengah menjadi buah bibir di sosial media.
Pemiliknya, Priyo Handoko (40), warga Tempuran, Kabupaten Magelang.
Ia mengendarai motor itu hingga Khardung La, India, salah satu jalan tertinggi di dunia yang berada di ketinggian 5.610 meter di atas permukaan laut.
BACA JUGA:Kades dan BPD di Kabupaten Magelang Diminta Satu Visi, Hindari Konflik dalam Pembangunan Desa
"Awalnya cuma kirim video ke istri, ternyata ramai sekali di medsos,” kata Handoko.
Motor buatan tahun 1972 itu adalah sahabat perjalanannya selama lebih dari 20 tahun.
Ia menamai misi pribadinya Riding Anything Can Go Anywhere.
Sebuah perjalanan lintas benua untuk membuktikan bahwa kendaraan tua masih bisa menaklukkan batas.
BACA JUGA:DPRD Kabupaten Magelang Dorong Pengawasan Desa Diperketat
Etape ketiganya dimulai dari Nepal menuju India.