BOROBUDUR, MAGELANGEKSPRES.ID - Seorang bocah berusia empat tahun asal Desa Kalegen, Kecamatan Bandongan tercebur sumur saat mengikuti tradisi sadranan bersama keluarganya di Karangmalang, Desa Ringinputih, Kecamatan Borobudur, Kamis (29/1).
Beruntung, bocah tersebut berhasil diselamatkan.
Bahkan, saat dievakuasi, bocah laki-laki itu nyaris tanpa luka sedikitpun.
BACA JUGA:Kabupaten Magelang Targetkan Pendapatan PBB-P2 Tahun 2026 Capai Rp47 Miliar
BACA JUGA:Kasus Tercebur Sumur Kembali Terjadi, Seorang Anak di Grabag Magelang Ditemukan Meninggal Dunia
BACA JUGA:Angin Kencang Terjang Magelang Raya, Cuaca Cerah Dampak Siklon Luana Terasa
Koordinator FPRB Borobudur, Nur Fauzan menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.10 WIB.
Saat itu, korban diketahui bermain di sekitar area sumur yang sebagian penutupnya menggunakan kayu yang sudah rapuh.
“Tanpa disadari, kayu penutup tersebut ambruk sehingga korban tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 6 hingga 7 meter,” jelas Nur Fauzan.
BACA JUGA:UGM Rekomendasikan Penebangan Pohon Randu Alas Berusia Ratusan Tahun di Borobudur
BACA JUGA:Truk Dump Tabrak Grand Max di U-turn Jembatan Timbang Salam Magelang, Dua Orang Luka
Beruntung, korban berhasil diangkat dari dalam sumur sekitar pukul 10.15 WIB.
Berkat kesigapan warga, perangkat desa, serta tim relawan yang berada di lokasi, korban dapat diselamatkan tanpa mengalami cedera serius.
“Tim relawan belum sempat tiba di lokasi, anak tersebut sudah berhasil diselamatkan oleh warga dalam kondisi sehat,” terangnya.