BPBD Temanggung Asesmen Longsor Jalan Desa Mangunsari, Talud Ambrol 15 Meter

Selasa 03-02-2026,16:18 WIB
Reporter : Setyo Wuwuh
Editor : Nur Imron Rosadi

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung bersama Pemerintah Desa Mangunsari melakukan peninjauan lokasi sekaligus asesmen bencana tanah longsor menyusul ambrolnya jalan desa di Dusun Nglarang 1 RT 01 RW 03, Desa Mangunsari, Kecamatan Ngadirejo.

Kepala BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, menjelaskan hasil asesmen di lapangan menunjukkan talud penahan jalan secara kasat mata masih terlihat normal dari bagian luar.

Namun, petugas menemukan adanya lubang di bagian bawah talud yang menjadi jalur masuk air hujan.

BACA JUGA:Pemkab Temanggung Kebut Pembangunan Jalan Baru di Gemawang Usai Longsor, Alat Berat Diterjunkan

Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya pengikisan tanah penyangga secara bertahap.

Jika dibiarkan, hal ini dapat menurunkan kestabilan struktur talud dan pada akhirnya memicu terjadinya longsor.

“Akibat kejadian tersebut, talud penahan bahu jalan mengalami longsor dengan panjang sekitar 15 meter dan tinggi sekitar 5 meter. Dampaknya, bahu jalan desa mengalami penyempitan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera dilakukan penanganan,” jelas Totok.

BACA JUGA:BPBD Temanggung Kerahkan Tiga Armada Antar Jemput Gratis Siswa Dusun Seseh Pasca Longsor

BACA JUGA:Operasi Keselamatan Candi 2026 Digelar, Polres Temanggung Fokus Cegah Kecelakaan dan Tertibkan Pelanggaran Lal

Sebagai langkah awal pengamanan, personel BPBD bersama Pemerintah Desa Mangunsari telah memasang safety line di sekitar lokasi longsor untuk mencegah warga melintas di area rawan.

Selain itu, warga setempat secara gotong royong melaksanakan kerja bakti dengan membuat tanggul air sementara.

Upaya ini dilakukan untuk mengendalikan aliran air hujan agar tidak melimpas ke area longsoran sekaligus mengurangi risiko terjadinya longsor susulan.

BACA JUGA:Baznas Temanggung Prioritaskan Dana Zakat untuk Pendidikan, Ratusan Siswa dan Mahasiswa Terima Beasiswa 2026

BACA JUGA:Dua Alat Berat Diterjunkan, Percepatan Penanganan Longsor di Ngadisepi Temanggung Dikebut

“Upaya yang telah dilakukan meliputi pendataan dan peninjauan lokasi, koordinasi dengan pihak terkait, serta pemasangan pengaman di area rawan. Kebutuhan mendesak saat ini adalah pembuatan tanggul darurat sebagai langkah mitigasi sementara untuk mengurangi risiko bencana lanjutan dan menjaga keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Kategori :