Reakreditasi Program Studi, Assesor Puji Lulusan Polbangtan Yoma "Go International"

Selasa 24-02-2026,13:04 WIB
Editor : Tarjo

MAGELANGEKSPRES - Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Siti Herlinda mengapreasiasi Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta – Magelang (Polbangtan Yoma) yang telah berhasil mengirim lulusannya ke negara Jepang.

Hal ini disampaikan dalam sesi rekomendasi hasil asesmen lapang di Kampus Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (20/2/2026).

Giat yang dilaksanakan selama 2 hari ini adalah rangkaian akreditasi program studi Teknologi Produksi Ternak. Setelah sebelumnya mengunggah Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED) ke aplikasi SAPTO BAN-PT.

Kementerian Pertanian melakukan ini untuk menjamin mutu pendidikan vokasinya. Agar lulusan yang terampil, kompeten, dan berdaya saing lahir dari pendidikan vokasi yang berkualitas.

Seperti disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, sarjana pertanian dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) harus menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan untuk sektor pertanian Indonesia.

Dimulai dari proses pendidikan di dalam kampus. Dengan memberikan kesempatan praktik lebih banyak dari teori.

“Pelibatan mahasiswa dalam mendukung program utama Kementan merupakan strategi khusus yang akan menjadi contoh pertanian modern di masa mendatang.” jelas Amran.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti menyebut lulusan Polbangtan adalah aset penting dalam pembangunan pertanian nasional.

“Polbangtan menjadi tulang punggung dalam mencetak SDM pertanian yang tidak hanya cakap di teori, tetapi juga teruji di lapangan.” sebut Idha.

Berbuah hasil, Direktur Polbangtan Yoma R. Hermawan menyebut sejumlah 105 lulusan Polbangtan Yoma menjadi Specified Skilled Worker (SSW) di Jepang.

“Sejak tahun 2023 kami memberikan pelatihan bahasa dan bekerjasama dengan Persol Jepang untuk menyalurkan SDM terbaik kami di Jepang.” jelas Hermawan.

Ia menambahkan, lulusannya telah melalui seleksi yang ketat untuk bekerja di sektor peternakan dan pertanian di Jepang.

Siti Herlinda, salah satu asesor BAN-PT sekaligus Guru Besar Universitas Sriwijaya mengapresiasi upaya Polbangtan Yoma dalam mendorong lulusan Polbangtan Yoma bekerja di luar negeri.

“Ini poin plus sekali. Kami turut bangga. Dan berharap, semakin banyak lulusan yang bekerja di luar negeri”, katanya.

Ia pun memberikan rekomendasi kurikulum yang berstandar internasional dengan menautkan bahasa asing ke dalamnya, utamanya TOEFL. Agar membuka kesempatan sebesar -besarnya bagi lulusan Polbangtan Yoma untuk bekerja di luar negeri. (*)

Kategori :