Taj Yasin menyebut Jawa Tengah telah siap menyambut arus mudik tahun ini.
"Sebagaimana sudah diinstruksikan oleh Pak Gubernur, bahwa kita harus menjadi tuan rumah yang baik untuk para pemudik," kata dia.
BACA JUGA:Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Jamin Keterbukaan Informasi Pemerintah Tanpa Ada yang Ditutupi
Pada kesempatan tersebut, pemudik juga diimbau memperhatikan kondisi kesehatan setelah menempuh perjalanan jauh. Apalagi, pemeriksaan kesehatan disiapkan di sejumlah titik layanan.
Sementara itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyambut baik program layanan masyarakat menjelang mudik. Program internet gratis di area publik dinilai membantu mobilitas informasi masyarakat.
"Program ini sudah berjalan sejak 2025 dan berlanjut pada 2026 dengan cakupan lebih luas," katanya.
BACA JUGA:Pemprov Jateng Cairkan THR Rp6 Miliar untuk 13 Ribu PPPK Paruh Waktu
Selain area publik, jaringan internet juga disediakan untuk sektor desa, pendidikan, serta mendukung program Kecamatan Berdaya.
"Ini sangat bermanfaat untuk masyarakat," kata Etik.
Di Terminal Sukoharjo, puluhan warga tampak mengantre untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis.
Pemeriksaan meliputi tes urin, cek gula darah, serta pemeriksaan tekanan darah bagi pengemudi bus dan penumpang.
BACA JUGA:Gejolak Harga Dinetralisir, Lewat Gerakan Pangan Murah Serentak 35 Daerah di Jawa Tengah
Salah seorang pengemudi bus PO Gunung Mulia, Via, mengaku terbantu dengan pemeriksaan kesehatan yang disediakan. Sebab, pemeriksaan ini memberi gambaran kondisi fisiknya sebelum kembali bekerja.
"Setelah cek gula darah dan tensi, hasilnya tensi normal, tapi gula darah perlu diturunkan," ungkap dia.
Sementara itu, fasilitas internet gratis juga dimanfaatkan pekerja di terminal. Petugas ticketing bernama Fadith merasakan akses jaringan yang cukup stabil untuk mendukung pekerjaannya.
"Kecepatannya lumayan lancar. Sangat membantu pekerjaan saya sebagai petugas ticketing," tuturnya.