DEMAK, MAGELANGEKSPRES.ID - Rob Demak yang berulang setiap pasang laut membuat rumah Noryatin di Dukuh Kongsi, Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, nyaris sejajar dengan permukaan air. Di rumah berukuran 5x12 meter itu, lantai selalu terancam terendam.
Untuk masuk ke dalam rumah, tamu harus menunduk dalam-dalam. Atap bangunan kini hanya berjarak sekitar satu meter dari permukaan jalan.
Kondisi tersebut berlangsung selama bertahun-tahun. Peninggian jalan membuat posisi rumah semakin rendah, sementara keluarga itu belum memiliki kemampuan finansial untuk meninggikan bangunan.
BACA JUGA:Jalur Semarang-Godong Kembali Dibuka, Luthfi Pastikan Perbaikan Jalan Pasca Banjir Tuntas
Situasi makin berat setelah suaminya kehilangan pekerjaan pada masa pandemi Covid-19. Sejak saat itu, keluarga tersebut hidup dalam kepungan air rob yang datang hampir tanpa jeda.
Selama tiga tahun terakhir, air laut kerap masuk ke halaman hingga ruang dalam rumah. Sebuah mesin pompa air harus bekerja tanpa henti agar ruang tamu dan kamar tetap kering.
"Pompa nyala terus 24 jam. Kalau airnya besar, pakai mesin yang lebih gede lagi. Pintu masuk juga saya bendung pakai papan, dan tumpukan bata hebel," tutur Noryatin, Kamis (12/3/2026).
BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Magelang Luncurkan e-PLKK 2.0, Layanan Kecelakaan Kerja Dipacu
Meski pompa bekerja sepanjang hari, rembesan air masih muncul dari sela lantai dan dinding. Kelembapan memicu munculnya nyamuk dalam jumlah besar dan menimbulkan rasa gatal pada kulit.
"Nyamuknya banyak, gatal," katanya.
Namun suasana rumah itu berubah ketika Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen datang meninjau langsung kondisi warga terdampak rob di kawasan tersebut.
BACA JUGA:Kado Manis Jelang Lebaran, Ratusan Ojol Terima Paket Sembako Artos Mall Magelang
Kunjungan itu sekaligus membawa bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp20 juta bagi keluarga Noryatin.
Bantuan tersebut disambut dengan rasa haru. Noryatin mengaku baru kali ini memiliki kesempatan untuk meninggikan rumahnya agar lebih aman dari air rob.
"Senang sekali, terharu. Rencananya uang ini untuk beli hebel dan meninggikan rumah. Terima kasih Gus Yasin," ucapnya.