"Saya sedang tidur, lalu mendengar seperti ada ledakan. Saya langsung menjerit dan orang tua saya menghampiri. Setelah itu kami keluar rumah dan ternyata ada kebakaran di pinggir jalan,"cerita nya.
BACA JUGA:Jalan Penghubung Ngadisepi–Kemiriombo Temanggung Kembali Dibuka, Warga Tak Perlu Memutar 15 Km
Marsella menambahkan, akibat ledakan tersebut lima rumah mengalami kerusakan pada bagian kaca jendela.
Rumahnya sendiri berada tepat di belakang lokasi kejadian.
"Banyak kaca rumah warga yang pecah. Rumah saya juga sangat dekat dengan lokasi, hanya terpaut satu rumah saja," katanya.
Menurut warga, lokasi yang terbakar diketahui digunakan untuk aktivitas penjualan tabung gas.
Namun warga tidak mengetahui secara pasti apakah usaha tersebut memiliki izin resmi atau tidak.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, termasuk aktivitas ada tidaknya kegiatan ilegal didalam rumah.
BACA JUGA:Perbaikan Jalur Alternatif Mudik Temanggung Dikebut, 18 Km Jalan Ditambal Jelang Lebaran
Sementara itu, kepolisian Resor (Polres) Temanggung, langsung menangani insiden ledakan hingga menyebabkan kebakaran sebuah gudang yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG di jalan raya Temanggung-Bulu, tepatnya di Dusun Growo, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu,
Kapolres Temanggung, AKBP Zamrul Aini mengatakan kejadian ledakan ini terjadi dini hari tadi dan diduga dipicu adanya sambaran api dari kompor.
"Kejadian itu terjadi saat waktu sahur, ada ledakan kemudian tepatnya terbakar. Ada empat korban dalam kejadian itu, dan sekarang mendapat perawatan intensif di RSUD Temanggung karena mengalami luka bakar," katanya.
Ia mengatakan, setelah dilakukan pemadamam oleh tim Damkar Temanggung, petugas langsung mengamankan lokasi dan mengevakuasi ratusan tabung LPG ukurn 3 kg dan 12 kg untuk mengantisipasi terjadinya ledakan susulan.
"Dalam kejadian ini ada indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi. Ini sedang kita dalami mekanismenya, karena di tempat kejadian perkara itu kita temukan ada tabung gas elpiji 3 kg dan 12 kg," katanya.
BACA JUGA:Setelah Hampir 20 Tahun, Bupati Temanggung Hadiri Nuzulul Qur’an di Desa Wonokerso
Polres Temanggung masih melakukan olah TKP untuk penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut, termasuk memastikan ada dan tidaknya pelanggaran hukum terkait pengoplosan LPG subsidi ini.