Rem Bus hingga Kesehatan Sopir Dicek Ketat di Terminal Tidar Kota Magelang

Senin 16-03-2026,17:12 WIB
Reporter : Denisa Putri
Editor : Arief Setyoko

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Persiapan arus mudik Lebaran 2026 mulai diperketat melalui inspeksi menyeluruh terhadap armada hingga pengemudi angkutan massal antarkota di Kota Magelang.Langkah antisipatif ini diwujudkan lewat operasi Terminal Tidar Kota Magelang yang menyasar kelayakan teknis bus antarkota antarprovinsi (AKAP) sekaligus kesehatan para pengemudinya.

Pemeriksaan gabungan ini dipimpin langsung oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang guna mendeteksi potensi kerusakan fatal pada kendaraan.

Sejumlah komponen vital seperti sistem pengereman, lampu sein, klakson, penghapus kaca (wiper), hingga ketebalan alur ban diteliti secara saksama oleh petugas.

BACA JUGA:Brigade Pangan Dorong Generasi Muda Pertanian dan Modernisasi Lahan di Grobogan

Pengecekan komponen rem mendapat porsi perhatian paling besar karena fungsinya yang sangat krusial dalam menahan beban laju kendaraan berat.

Kelalaian sekecil apa pun pada sistem hidrolik pengereman dinilai berisiko tinggi memicu kecelakaan maut yang merenggut nyawa penumpang.

"Rem menjadi komponen paling utama. Mungkin dari segi lainnya terlihat baik, tetapi kalau remnya blong sama saja menghantarkan nyawa," kata Seksi Pengendalian Operasi Lapangan dan Perparkiran Dishub Kota Magelang, Rahmadi, Senin (16/3/2026).

BACA JUGA:Pedagang Bakso Hadiahi Gubernur Ahmad Luthfi Bakso Saat Mudik Gratis Jateng

Sejauh ini, seluruh kendaraan antarkota yang diperiksa petugas di lapangan terpantau masih memenuhi spesifikasi standar kelayakan jalan.

Namun, skenario penindakan telah disiapkan secara berlapis jika nantinya ditemukan armada bus yang tak layak beroperasi.

"Angkutan AKAP kurang laik, kalau memungkinkan kita lakukan pengecekan di sini. Jika tidak akan dibawa ke kantor Dishub untuk pemeriksaan lebih lanjut, tapi alhamdulillah tidak ada," jelasnya.

BACA JUGA:Jutaan Pemudik ke Jateng, Ahmad Luthfi Minta Janga Sia-siakan untuk Dongkrak Perekonomian

Selain kelaikan teknis mesin, faktor manusia pengemudi angkutan juga tak luput dari radar observasi tim medis daerah.

Pemeriksaan spesifik ini ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota Magelang untuk memastikan kebugaran fisik sang sopir saat memegang kendali rute jarak jauh.

Investigasi medis ini menargetkan sekitar 100 pengemudi bus dengan fokus skrining pada tekanan darah, kadar gula, hingga deteksi indikasi narkotika.

Kategori :