Menguasai Tanpa Menaklukkan Catatan dari Malam ketika Garuda Belajar Berani

Minggu 29-03-2026,20:31 WIB
Editor : Arief Setyoko

Ketika peluit akhir berbunyi, skor mungkin menunjukkan keunggulan yang meyakinkan. Gol-gol dari Beckham Putra, Ole Romeny dan penutup dari Mauro Zijlstra menjadi bukti bahwa Indonesia tahu bagaimana menyelesaikan pertandingan.

Namun di balik itu semua, pertandingan ini meninggalkan sesuatu yang lebih penting dari sekadar kemenangan.

BACA JUGA:Jadwal Tayang Bioskop Magelang 28 Maret 2026, Tontonan Keluarga di Sisa Libur Lebaran

Ia meninggalkan kesadaran.

Bahwa kita sudah mulai mengerti cara bermain—

tetapi belum sepenuhnya mengerti kapan harus berhenti berpikir dan mulai percaya.

BACA JUGA:Libur Lebaran 2026, Ribuan Wisatawan Padati Taman Kyai Langgeng Kota Magelang Demi Wahana Dinosaurus

Di bawah cahaya Stadion Gelora Bung Karno, di antara sorak-sorai yang perlahan mereda, malam itu seperti berbisik pelan:

bahwa perjalanan ini belum selesai.

Dan mungkin, justru karena belum selesai—

ia menjadi layak untuk terus diperjuangkan.(Adv)

*) Pemerhati sepakbola, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra

Kategori :