YOGYAKARTA, MAGELANGEKSPRES – Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan Yoma) terus mendorong mahasiswa memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi. Salah satunya melalui penguatan keterampilan multimedia yang semakin penting dalam mendukung penyuluhan pertanian di era digital.
Bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta, Polbangtan Yoma menyelenggarakan Pelatihan Digital Content Creator bagi 60 mahasiswa semester VI Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam mengembangkan konten digital sebagai bagian dari kompetensi penyuluhan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam sejumlah kesempatan menekankan pentingnya generasi muda membangun kemampuan sejak dini agar mampu menangkap berbagai peluang di masa depan.
“Bangun kemampuan, ciptakan karya, dan jadilah pencipta lapangan kerja. Kalau punya kemampuan, peluang akan datang dengan sendirinya,” ujar Mentan Amran.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, mengatakan regenerasi petani perlu dibarengi dengan penguatan kapasitas secara berkelanjutan. Dengan demikian, generasi muda diharapkan mampu menjadi penggerak pembangunan pertanian di daerah.
Direktur Polbangtan Yoma, R. Hermawan, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang digital content creation.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam bidang digital content creation, sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam menghasilkan konten yang kreatif, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan di era digital,” ungkapnya.
Apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan juga disampaikan Ketua STMM Yogyakarta, Muhammad Agung Harimurti Purnomojati. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas sekaligus memperluas keterampilan di bidang multimedia.
“Pelatihan Digital Content Creator memberikan kesempatan kepada peserta untuk meningkatkan keterampilan dalam proses editing video serta memahami bagaimana konten yang telah dibuat dapat dipublikasikan dan dioptimalkan agar lebih menarik dan menjangkau audiens,” tuturnya.
Salah satu peserta pelatihan, Erlija Zekli Mario, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti kegiatan. Ditemui di Kampus Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jumat (4/9/2026), ia menilai pelatihan tersebut memberikan manfaat dalam meningkatkan kemampuan sekaligus mengembangkan kreativitas.
“Pelatihan ini sangat menarik dan memberikan banyak pengalaman baru bagi saya. Saya tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga belajar bagaimana mengembangkan kreativitas dan menuangkan ide menjadi sebuah karya multimedia,” ungkapnya.
Selama pelatihan, mahasiswa mendapatkan berbagai materi, mulai dari desain grafis, cetak digital, riset dan perencanaan konten, tata kamera dan pencahayaan, produksi konten audio dan video, editing audio dan video, publikasi dan optimasi konten, hingga produksi live streaming.
Melalui pelatihan tersebut, Polbangtan Yoma berharap mahasiswa mampu menggali dan mengembangkan potensi di bidang digital. Keterampilan tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi muda pertanian yang kompeten, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana penyuluhan yang efektif.(*)
Hadapi Era Pertanian Digital, Polbangtan Kementan Bekali Mahasiswa Keterampilan Multimedia
Kamis 10-09-2026,14:09 WIB
Editor : Tarjo
Kategori :