Truk Mogok di Perlintasan Kebumen Tabrakan dengan KA Gajayana, Jalur Kereta Sempat Lumpuh 5 Jam

Truk Mogok di Perlintasan Kebumen Tabrakan dengan KA Gajayana, Jalur Kereta Sempat Lumpuh 5 Jam

KECELAKAAN. Satu orang meninggal sementara dua lainnya luka menyusul kecelakaan di perlintasan kereta api JPL 582, Desa Lundong, Kecamatan Kutowinangun, Selasa malam ( 27/1).-Radarmas-MAGELANG EKSPRES

KEBUMEN, MAGELANGEKSPRES.ID Kecelakaan serius di perlintasan sebidang kereta api kembali terjadi di wilayah Kebumen, Jawa Tengah.

Insiden antara Kereta Api (KA) Gajayana relasi Malang–Gambir dengan sebuah truk tronton di perlintasan JPL 582, Desa Lundong, Kecamatan Kutowinangun, Selasa malam (27/1), menyebabkan satu orang meninggal dunia, dua lainnya luka-luka, serta mengganggu perjalanan Kereta Api hingga lima jam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.32 WIB.

BACA JUGA:Sejumlah Perlintasan Kereta Api Rawan Kecelakaan, Pemkab Purworejo Kaji Pembangunan Fly Over dan Underpass

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk tronton bernomor polisi L 8861 UC melaju dari arah timur ke barat dan diduga mengalami mogok tepat di atas rel.

“Sopir dan kernet truk sempat berupaya menyelamatkan diri. Namun pada saat bersamaan, KA Gajayana melintas dari arah barat ke timur sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna, seperti diberitakan Radar Banyumas.

Benturan keras membuat truk terpental sekitar 10 meter dan menghantam bangunan pos jaga perlintasan kereta api.

BACA JUGA:Median Jalan Gajah Mada di Candisari Dibongkar, Dinhub Tekan Angka Kecelakaan di Ruas Purworejo–Kutoarjo

Akibat kejadian itu, Sutarno (42), warga Cilongok, Banyumas, dinyatakan meninggal dunia.

Sementara kernet truk, Suryanto (54), warga Ajibarang, Banyumas, mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Prembun untuk mendapatkan perawatan medis.

Selain awak truk, petugas jaga palang pintu perlintasan bernama Rahman Al Ghozali (25) juga turut menjadi korban.

BACA JUGA:Sekda Jawa Tengah Tinjau Lokasi Pencarian Pendaki di Bukit Mongkrang Lereng Gunung Lawu

Warga setempat itu mengalami patah tulang pada bagian kaki serta luka lecet, namun dalam kondisi sadar saat dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun.

Insiden ini berdampak langsung pada operasional perjalanan kereta api.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: purworejo ekspres

Berita Terkait