Pemprov Jateng dan TNI AD Kaji Pengolahan Sampah TPA Jatibarang Jadi Solar
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat berdiskusi dengan delegasi TNI AD membahas rencana pengolahan sampah menjadi bahan bakar di Kantor Gubernur, Semarang, Kamis (30/4/2026).-IST-MAGELANG EKSPRES
SEMARANG, MAGELANGEKSPRES.ID – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama utusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menjajaki potensi kerja sama pengolahan sampah menjadi bahan bakar setara solar (waste to fuel).
Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, pada Kamis (30/4/2026) lalu.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya antara Ahmad Luthfi dengan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Jakarta.
BACA JUGA:Pajak Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Belum Berlaku, Pemprov dan DPRD Masih Lakukan Pengkajian
Program ini difokuskan untuk mengurai penumpukan tiga juta ton deposit sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang.
"Saya senang tim KSAD datang hari ini. Kita selesaikan problem sampah ini secara bersama-sama," kata Ahmad Luthfi saat menerima delegasi yang dipimpin oleh Inspektur Intelijen Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Irintel Itjenad) Brigjen TNI Aulia Fahmi dan Wakil Asisten Intelijen (Waasintel) KSAD Brigjen TNI Adi Prasetya.
Irintel Itjenad Brigjen TNI Aulia Fahmi menjelaskan, inisiatif model waste to fuel muncul dari instruksi khusus Presiden kepada Menteri Pertahanan terkait pelibatan unsur TNI dalam penanganan sampah.
BACA JUGA:Peringati May Day 2026, Ahmad Luthfi Resmikan Daycare Khusus Anak Buruh di Ungaran
TPA Jatibarang pun ditetapkan sebagai satu dari lima lokasi prioritas secara nasional.
Jika disetujui, fasilitas ini ditargetkan mampu mengolah 1.000 ton sampah per hari.
"Kebutuhan lahannya sekitar 5 hektare, pakai alat monster pemakan sampah. Jadi kami minta arahan dari Gubernur dan Wali Kota agar tidak melanggar ketentuan yang berlaku," kata Aulia Fahmi.
BACA JUGA:Peringati May Day di Ungaran, Ahmad Luthfi Sebut Buruh Pahlawan Ekonomi Jateng
Menanggapi hal tersebut, Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi lahan di kawasan Jatibarang.
Lokasi tersebut sebelumnya juga telah dirancang sebagai pusat aglomerasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk menampung limbah dari wilayah Semarang dan Kendal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres