IKK Jawa Tengah Naik Jadi 71,71, Sekda Ingatkan Kebijakan Tak Boleh Berhenti di Angka
Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno saat memberikan arahan dalam pembukaan kegiatan Optimalisasi Capaian Indeks Kualitas Kebijakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (22/7/2026).-IST-MAGELANG EKSPRES
SEMARANG, MAGELANGEKSPRES.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno mengingatkan jajarannya agar tidak lekas puas dengan capaian rata-rata Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) yang kini menembus angka 71,71 atau masuk kategori baik.
Menurutnya, parameter keberhasilan sejati dari sebuah pemerintahan bukanlah sekadar deretan angka di atas kertas, melainkan sejauh mana rumusan kebijakan itu memberi manfaat nyata bagi warga.
"IKK ini tentu saja hanya instrumen, bukan tujuan akhir dari kebijakan," kata Sumarno, saat membuka acara Optimalisasi Capaian IKK di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (22/7/2026).
BACA JUGA:Milad Ke-65 IPM SMP Mutual Kota Magelang Fokuskan Penguatan Kader dan Karakter Pelajar
Torehan tahun ini sejatinya mengalami peningkatan jika dibandingkan periode 2025 yang masih tertahan pada level cukup.
Meski begitu, Sumarno meminta setiap organisasi perangkat daerah untuk tetap melakukan penilaian mandiri secara objektif.
Evaluasi yang jujur, lanjut dia, bakal memperlihatkan secara gamblang celah kekurangan dalam tata kelola birokrasi.
Sebab, pengukuran tersebut seharusnya difungsikan sebagai pedoman koreksi terarah, bukan sebatas ambisi mengejar rapor hijau.
"Tanggung jawab kita semua adalah melayani masyarakat. Karena itu, indeks ini menjadi sarana untuk mengevaluasi apakah kebijakan yang kita jalankan sudah tepat atau masih ada yang perlu diperbaiki," tuturnya.
BACA JUGA:Jaring Inovator Muda, Pertamina Buka Kompetisi Startup Pertamuda 2026
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya Pemprov Jawa Tengah Agustinus Agus Sudarmanto mengakui, sebaran angka capaian antardaerah hingga saat ini masih cukup timpang.
Rentang nilai antara satu wilayah dengan wilayah lainnya terbilang lebar.
Sebagai perbandingan, Kabupaten Demak sukses mencatatkan skor sekitar 90 atau berpredikat sangat baik.
Sebaliknya, masih ada beberapa kabupaten/kota yang justru terseok-seok dengan nilai di bawah angka 50.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres