Ahmad Luthfi Prihatin Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Singgung No Titip Jabatan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan keterangan terkait kabar Bupati Pemalang terjaring OTT KPK, Rabu (29/7/2026).-IST-MAGELANG EKSPRES
SEMARANG, MAGELANGEKSPRES.ID – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan prihatin atas kabar Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Luthfi mengatakan, peristiwa tersebut disesalkan karena berbagai upaya pencegahan korupsi telah dilakukan di Jawa Tengah.
“Saya sebagai gubernur sangat prihatin sekali dan sangat menyesal sekali,” kata Luthfi saat ditemui di kantornya, Rabu (29/7/2026).
BACA JUGA:Kekeringan Meluas, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter Air Bersih ke 25 Kabupaten/Kota
Menurut Luthfi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berulang kali mengingatkan kepala daerah dan pejabat publik agar menjalankan pemerintahan sesuai aturan.
Upaya pencegahan itu dilakukan melalui retret kepala daerah, koordinasi supervisi dan pencegahan korupsi atau Korsupgah bersama KPK, hingga penandatanganan pakta integritas.
“Sudah sampai nyinyir kita sampaikan. Pasca adanya OTT juga sudah kami kumpulkan lagi, kasih peringatan lagi,” ujarnya.
BACA JUGA:Ahmad Luthfi Bentuk Satgas PHK, Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Buruh di Jawa Tengah
Terkait dugaan jual beli jabatan dan gratifikasi yang menyeret Anom, Luthfi mengatakan masih menunggu keterangan resmi dari KPK.
Namun, ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerapkan sistem meritokrasi dalam pengisian jabatan.
Sistem itu, kata Luthfi, berlaku untuk jabatan di lingkungan Pemprov Jawa Tengah, termasuk badan usaha milik daerah dan badan layanan umum daerah.
“Jabatan itu adalah amanah. Saya juga ucapkan terima kasih kepada para Gubernur Jawa Tengah terdahulu yang sudah menciptakan namanya sistem meritokrasi,” kata Luthfi.
BACA JUGA:Beasiswa Santri Pemprov Jateng Diserbu 942 Pendaftar, 15 Santri Lolos Kuliah ke Luar Negeri
“Kita tinggal meneruskan, kemudian saya tambahi no titip-titip, no jastip. Kalau ada, saya sendiri yang akan menindak,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres