Banjir Bandang Terjang Grabag Magelang, 11 Rumah Rusak dan 5 Motor Hanyut

Banjir Bandang Terjang Grabag Magelang, 11 Rumah Rusak dan 5 Motor Hanyut

Petugas BPBD Kabupaten Magelang bersama relawan dan warga bergotong royong membersihkan sisa material lumpur dan kayu pascabanjir bandang di Dusun Batur, Desa Citrosono, Grabag, Senin (4/5/2026).-HENI AGUSNINGTYAS-MAGELANG EKSPRES

GRABAG, MAGELANGEKSPRES.ID – Banjir bandang yang dipicu longsoran material dari kawasan Gunung Sokorini menerjang Dusun Batur, Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Minggu (3/5/2026) pukul 19.30 WIB.

Bencana ini mengakibatkan 11 rumah terdampak luapan lumpur, lima unit sepeda motor hanyut, dan 12 jiwa dari tiga keluarga terpaksa mengungsi.

Kepala Dusun Batur, Muhammad Fatoni menjelaskan, banjir disebabkan oleh material lumpur dan kayu dari lima titik longsor di hulu kawasan Perhutani.

BACA JUGA:Waspada Banjir Bandang di Borobudur, Ratusan Warga Tanam Pohon Gayam di Sungai Sileng

Material tersebut menyumbat aliran sungai hingga akhirnya jebol dan meluap ke permukiman warga.

“Material dari atas menyumbat aliran, akhirnya air mengembung dan terjadi banjir bandang. Saat ini lima kendaraan (motor yang hanyut) sudah berhasil ditemukan,” jelas Fatoni, Senin (4/5/2026).

Terjangan arus banjir bandang tersebut berlangsung cepat dengan debit air yang ekstrem.

BACA JUGA:Evakuasi Dramatis Korban Longsor Wonosobo, Ditemukan 6 Km dari Lokasi

Salah satu warga terdampak, Suheri (55), mengaku terkejut saat air bercampur lumpur setinggi kurang lebih tiga meter tiba-tiba merendam permukimannya.

“Pas saya buka pintu, air dari arah gunung langsung masuk. Tingginya sekitar tiga meter. Saya langsung lari menyelamatkan diri,” kata Suheri yang mengaku kehilangan satu unit sepeda motor miliknya akibat terseret arus.

Sementara itu, Camat Grabag, Sri Utari memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena masyarakat telah bersiaga sejak hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada siang hari.

"Alhamdulillah masyarakat masih terjaga dan waspada, sehingga bisa segera menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa," ujarnya.

BACA JUGA:Pemerintah Pusat Prioritaskan Pantura Jateng Bangun Tanggul Laut Raksasa Atasi Rob

Dampak cuaca ekstrem ini tidak hanya melanda Dusun Batur. Sebab, bencana juga memicu tanah longsor di Dusun Nipis (Desa Sambungrejo), banjir bandang di Dusun Putuh (Desa Banjarsari), serta menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah di Desa Banjaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait