Lahan Tidur di Bandongan Disulap Jadi Kebun Jagung, Petani Magelang Panen 10 Ton
Petani Kelompok Tani Kalimosodo memanen jagung di lahan tidur yang kembali produktif di Dusun Kalikebo, Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.-IST-MAGELANG EKSPRES
BANDONGAN, MAGELANGEKSPRES.ID – Kelompok Tani Kalimosodo menggarap dua hektare lahan tidur di Dusun Kalikebo, Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, menjadi kebun jagung produktif.
Upaya itu dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menambah pendapatan petani.
Lahan tersebut sebelumnya terbengkalai sekitar lima tahun karena jaringan irigasi rusak dan akses pertanian masih terbatas.
BACA JUGA:8 Tahun Berkarya: Polbangtan Kementan Cetak SDM Pertanian Unggul, Percepat Swasembada Pangan
Setelah kembali digarap, petani mampu memanen sekitar 10 ton jagung dalam panen raya yang digelar Selasa (7/7/2026).
"Kami ingin lahan tidur ini kembali produktif. Selama ini kendalanya irigasi putus sehingga petani enggan menggarapnya. Padahal kalau infrastrukturnya diperbaiki, masih banyak lahan di sekitar sini yang bisa ditanami," kata Ketua Kelompok Tani Kalimosodo, Nurohim.
Nurohim menjelaskan, petani memilih jagung F1 karena dinilai cocok dengan karakter lahan setempat. Selain hasilnya menjanjikan, kualitas jagung yang dipanen juga dinilai cukup bagus.
Budidaya jagung di lahan tersebut kini sudah memasuki musim tanam kedua. Petani juga terbantu karena hasil panen diserap melalui kerja sama dengan Big Agro.
BACA JUGA:Viral Motor Disebut Dirampas Debt Collector di Muntilan Magelang, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya
Meski demikian, persoalan infrastruktur masih menjadi kendala utama. Petani berharap pemerintah membantu pembangunan irigasi permanen dan jalan usaha tani agar pengolahan lahan lebih mudah.
Saat ini, petani masih harus berjalan kaki sekitar 500 meter menuju kebun. Kondisi itu menyulitkan pengangkutan sarana produksi maupun hasil panen.
"Kami berharap pembangunan irigasi permanen dan jalan tani menjadi prioritas. Jika akses dan pengairan bagus, produktivitas pertanian akan meningkat dan lebih banyak lahan tidur yang bisa dimanfaatkan," ujarnya.
BACA JUGA:Kasus Kusta di Jateng Masih Tinggi, Ahmad Luthfi Andalkan Speling untuk Skrining
Sementara itu, Kepala Badan Koordinator Forum Kader Bela Negara (FKBN) Magelang, Ridoansah Beni menambahkan, panen raya tersebut menjadi bagian dari pembinaan kelompok tani. Program itu juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres