Kebakaran Tumpukan Limbah Kayu di Salam Magelang, Pemadaman Butuh 8 Jam

Kebakaran Tumpukan Limbah Kayu di Salam Magelang, Pemadaman Butuh 8 Jam

Petugas Damkar Kabupaten Magelang memadamkan api yang membakar tumpukan limbah di PT Kayu Lima Sentosa, Kecamatan Salam, Selasa, 4 Agustus 2026.-IST-MAGELANG EKSPRES

SALAM, MAGELANGEKSPRES.ID - Kebakaran tumpukan limbah kayu seluas 5.000 meter persegi di PT Kayu Lima Sentosa, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, baru berhasil dipadamkan setelah delapan jam.

Petugas pemadam kebakaran harus berjuang hingga Rabu, 5 Agustus 2026 dini hari karena bara api mengendap di bagian dalam tumpukan.

Laporan kebakaran di fasilitas penampungan kawasan Mantingan tersebut pertama kali diterima pemadam kebakaran pada Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 18.43 WIB.

BACA JUGA:Kebakaran Hanguskan Tempat Produksi Furniture di Purworejo, Kerugian Capai Puluhan Juta

Sebanyak empat armada pemadam langsung dikerahkan dari pos wilayah Salam, Muntilan, dan markas induk Damkar Kabupaten Magelang.

Kepala Seksi Pemadaman Damkar Kabupaten Magelang Eddy Prianta mengatakan, titik api awalnya diketahui oleh seorang karyawan yang sedang membuang limbah.

Karyawan tersebut sempat berupaya memadamkan api secara mandiri sebelum melapor kepada petugas.

“Karyawan sempat melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan yang ada. Namun, api semakin membesar dan merembet sehingga perusahaan melapor ke Damkar,” kata Eddy.

BACA JUGA:Siswa SMK di Grabag Belajar 3D Printing untuk Merintis Usaha Berbasis Teknologi

Dia menjelaskan, penanganan membutuhkan waktu lama karena api tidak sekadar membakar permukaan tumpukan limbah kayu.

Bara panas tersimpan jauh di bagian dalam, sehingga teknik pemadaman biasa tidak cukup untuk mematikan sumber panas secara total.

“Dari atas terlihat padam, tetapi di dalam masih ada bara. Teknik pemadamannya harus berbeda dan membutuhkan waktu lebih lama,” jelasnya.

BACA JUGA:BPBD Temanggung Latih Tanggap Darurat di SMK Dr. Sutomo, Perkuat Budaya Siaga Bencana Sekolah

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Lokasi kebakaran yang berjarak cukup jauh dari permukiman membuat warga sekitar aman, meski asap tebal sempat menyelimuti udara kawasan tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait