Fraksi PKS Kabupaten Magelang Takziah ke Rumah Nidia Aurelia, Sampaikan Duka Cita
TAKZIAH. Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Magelang H. Dalami Nur Sidiq bersama rombongan saat bertakziah ke rumah Nidia Aurelia di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (11/8/2026). -IST--
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Magelang H. Dalami Nur Sidiq bersama sejumlah anggota Fraksi PKS bertakziah ke rumah Nidia Aurelia, warga Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (11/8/2026).
Kedatangan rombongan tersebut untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya ayah Nidia.
Mereka juga mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
“Tidak ada agenda politik dalam kunjungan itu. Tidak ada pidato panjang,” demikian keterangan mengenai kunjungan tersebut.
BACA JUGA:DPRD Kabupaten Magelang Perkuat Pelestarian Budaya melalui Pagelaran Wayang Kulit di Desa Kalisalak
Kehadiran rombongan Fraksi PKS menjadi bentuk kepedulian kepada keluarga yang tengah berduka.
Dalam kunjungan itu, rombongan menyampaikan ungkapan belasungkawa, doa, serta penguatan kepada keluarga Nidia.
“Yang hadir adalah ungkapan belasungkawa, doa, dan keinginan untuk memberikan penguatan kepada keluarga yang sedang kehilangan orang tercinta,” tulis dalam rilis berita.
Nama Nidia Aurelia sebelumnya menjadi perhatian publik setelah curhatannya di media sosial mengenai pengalaman keluarganya saat membawa sang ayah ke IGD RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang viral.
BACA JUGA:Korban PHK Berusia 40 Tahun, Ikut Antre Job Fair 3.717 Lowongan di Kabupaten Magelang
Cerita itu bermula ketika kondisi kesehatan ayah Nidia mengalami penurunan. Dalam unggahannya, Nidia menceritakan pengalaman keluarganya saat mencari pertolongan medis
Ia menyebut sang ayah datang dalam kondisi lemah. Karena kondisi dan keterbatasan tempat, pasien disebut sempat mendapatkan pemeriksaan di luar ruang IGD.
Keluarga kemudian berharap sang ayah dapat menjalani perawatan di rumah sakit.
Namun, menurut cerita yang disampaikan Nidia, permintaan rawat inap tidak disetujui karena dokter menilai kondisi pasien belum memerlukan opname. Keluarga kemudian disarankan pulang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: