Belanja APBD Kabupaten Magelang 2027 Tembus Rp 2,92 Triliun, Defisit Membengkak

Belanja APBD Kabupaten Magelang 2027 Tembus Rp 2,92 Triliun, Defisit Membengkak

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir bersama Bupati Magelang Grengseng Pamuji menandatangani dokumen kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna, Kamis, 13 Agustus 2026.-HENI AGUSNINGTYAS-MAGELANG EKSPRES

MUNGKID, MAGELANGEKSPRES.ID - Belanja APBD Kabupaten Magelang tahun 2027 diproyeksikan menembus Rp 2,92 triliun. Praktis, hal ini memicu pembengkakan defisit anggaran menjadi Rp 221,97 miliar.

Karenanya, DPRD mewanti-wanti agar anggaran jumbo tersebut benar-benar dieksekusi untuk mengungkit kesejahteraan warga, bukan sekadar program formalitas tanpa dampak.

Postur keuangan tersebut disepakati dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027.

BACA JUGA:Unik Upacara HUT Ke-81 RI di Magelang, Kibarkan Bendera di Atas Getek Sungai Progo

Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Magelang bersama pihak eksekutif, Kamis, 13 Agustus 2026.

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir menegaskan, pengesahan dokumen strategis ini sengaja disesuaikan jadwalnya agar dapat dihadiri secara lengkap oleh seluruh unsur pimpinan daerah.

“Untuk menjaga marwah institusi, mengingat agenda yang kita bahas melibatkan pengambilan keputusan bersama dan penandatanganan dokumen strategis daerah sebagai pijakan penyusunan APBD," terang Sakir.

BACA JUGA:Fraksi PKS Kabupaten Magelang Takziah ke Rumah Nidia Aurelia, Sampaikan Duka Cita

Berdasarkan laporan Badan Anggaran (Banggar) yang dibacakan anggota DPRD Budi Supriyanto, total belanja tahun depan melonjak Rp 74,07 miliar.

Kenaikan paling tajam terjadi pada pos belanja modal yang melesat dari Rp 244,05 miliar menjadi Rp 305,01 miliar.

Aliran dana tambahan ini diarahkan secara signifikan ke sektor kesehatan (Dinkes), infrastruktur (DPUPR), serta Dinas Peternakan dan Perikanan yang mendapat porsi tambahan sekitar Rp 732,69 juta.

BACA JUGA:Kelompok Usaha Harapan Bersama di Sumedang Membuka Peluang Ekonomi di Desa Berkat Program AURA BRI Peduli

Sementara, pos belanja hibah dipatok Rp 91,36 miliar dan bantuan sosial mencapai Rp 12,47 miliar.

Merespons besarnya dana yang disalurkan, parlemen mendesak setiap organisasi perangkat daerah (OPD) tidak menyusun kegiatan berdasarkan kebutuhan administratif semata.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait