Karnaval Budaya Magelang, Grengseng Ajak Ribuan Warga Doakan Korban Gempa NTT
Karnaval Parade Budaya HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Magelang, Rabu 19 Agustus 2026.-TORA AKBAR-MAGELANG EKSPRES
MUNGKID, MAGELANGEKSPRES.ID – Karnaval Parade Budaya untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Magelang berlangsung meriah, Rabu (19/8/2026).
Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Magelang.
Namun, di tengah kemeriahan tersebut, Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengajak warga dan seluruh peserta karnaval menundukkan kepala.
Mereka diajak mendoakan para korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Grengseng, perayaan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan antarsesama warga Indonesia.
BACA JUGA:Bus Trans Jateng Temanggung-Magelang Beroperasi Januari 2027, 21 Halte Disiapkan
Kegembiraan merayakan kemerdekaan, kata dia, jangan sampai membuat masyarakat kehilangan kepedulian terhadap daerah lain yang sedang dilanda bencana.
“Kita boleh tetap merayakan parade budaya ini, tetapi kita juga turut berdoa pada saudara kita yang terkena musibah gempa di NTT,” kata Grengseng saat membuka acara.
Diikuti 49 Kontingen
Sebanyak 49 kontingen mengikuti Karnaval Parade Budaya Kabupaten Magelang.
Para peserta berasal dari kelompok seni, komunitas kreatif, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga badan usaha milik negara dan daerah.
BACA JUGA:Belanja APBD Kabupaten Magelang 2027 Tembus Rp 2,92 Triliun, Defisit Membengkak
Mereka menampilkan berbagai kesenian dan kekayaan tradisi lokal di hadapan masyarakat yang memadati kawasan Jalan Soekarno-Hatta.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang sekaligus Ketua Pelaksana Karnaval Parade Budaya, Wisnu Argo Budiono mengatakan, kegiatan tahun ini mengusung tema “Nguri-uri Budaya Tumuju Mandirining Wargane”.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres