Kadin Indonesia dan VKTR Dorong Industri Kendaraan Listrik Lewat Fasilitas Perakitan Magelang
Inilah potret fasilitas perakitan kendaraan listrik komersial PT VKTR Sakti Industries di Tempuran, Kabupaten Magelang.-IST-MAGELANG EKSPRES
TEMPURAN, MAGELANGEKSPRES.ID - Pemerintah bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus memacu pengembangan industri kendaraan listrik komersial guna mempercepat proses dekarbonisasi nasional.
Upaya tersebut diwujudkan melalui sinergi lintas sektor dalam program Go-See and Pitch di fasilitas perakitan PT VKTR Sakti Industries (VKTS), Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/8/2026).
Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), Erika M Hamizar mengatakan, agenda ini menjadi momentum strategis untuk memperlihatkan kapabilitas produksi kendaraan ramah lingkungan secara langsung.
BACA JUGA:Strategi Dekarbonisasi VKTR Melalui Peresmian Pabrik Kendaraan Listrik Magelang Berbasis Pesanan
Pasalnya, pengembangan sektor tersebut diyakini mampu membawa dampak ekonomi yang jauh lebih luas bagi masyarakat.
"Kami melihat elektrifikasi kendaraan komersial bukan hanya sebagai kontribusi terhadap lingkungan melalui pengurangan emisi, tetapi juga sebagai bagian dari transformasi industri yang dapat menciptakan multiplier effect yang jauh lebih besar bagi Indonesia," kata Erika.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Moh Jumhur Hidayat memaparkan arah kebijakan nasional mengenai industri ramah lingkungan.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Beri Apresiasi Produksi 10.000 Unit Bus dan Truk Listrik VKTR di Magelang
Transformasi menuju ekonomi hijau, kata dia, mutlak membutuhkan sinergi dari seluruh elemen negara.
"Pembangunan ekonomi tidak dapat berjalan sendiri, tetapi harus berjalan seiring dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup," ujarnya.
Kebijakan berkelanjutan tersebut, lanjut Jumhur, dirancang agar target pembangunan tidak semata mengejar angka pertumbuhan ekonomi.
BACA JUGA:Bank Syariah Nasional Berikan Jaminan Sosial untuk 88 Guru PAUD Aisyiyah Kota Magelang
Langkah di lapangan harus mampu memperkuat nilai tambah di dalam negeri serta mendongkrak posisi tawar Indonesia dalam rantai pasok global.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya N Bakrie menilai pencapaian transisi energi sangat bergantung pada keterlibatan aktif para pelaku usaha.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres