Bupati Magelang Grengseng Pamuji Sentil ASN yang Belum Move On dari Budaya Lama
Bupati Magelang Grengseng Pamuji saat memberikan arahan dan evaluasi kinerja di hadapan jajaran aparatur Pemkab Magelang dalam apel pagi di Halaman Setda Kabupaten Magelang, Senin (28/9/2026). -IST-MAGELANG EKSPRES
MUNGKID, MAGELANGEKSPRES.ID - Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, melontarkan teguran keras kepada jajaran birokrat di lingkungan pemerintah daerah setempat.
Bupati menyentil para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih terjebak pada zona nyaman agar berani mengevaluasi pola kerja mereka.
"Teman-teman yang masih belum move on, masih ingin mengerjakan sesuatu dengan kebiasaan lama, mending evaluasi diri," tegas Grengseng saat memimpin Apel Pagi di Halaman Kantor Setda Kabupaten Magelang, Senin (28/9/2026).
Menurut Grengseng, budaya birokrasi tidak bisa lagi bergerak lamban dengan cara-cara usang jika ingin mengejar target pembangunan yang ditetapkan.
Ia mengingatkan bahwa masa kepemimpinan pemerintah daerah diukur secara terstruktur melalui dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Ukuran pembangunan itu dihitung melalui RPJMD yang skalanya lima tahunan, bukan skala pensiunan," kata dia.
BACA JUGA:Hindari Calon Tunggal, Suami Istri di Mejing Rela Jadi Rival di Pilkades Kabupaten Magelang
Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memecah target RPJMD menjadi program kerja yang terukur secara berkala.
"Ketika ini menjadi 5 tahunan, semuanya harus di-breakdown. Tahapannya menjadi target setahunan, lalu dipecah lagi menjadi target 3 bulanan," tegas Grengseng.
Fokus pembangunan Kabupaten Magelang saat ini bertumpu pada dua masalah pelik, yakni percepatan pengentasan kemiskinan dan penekanan angka pengangguran.
BACA JUGA:Harga Kedelai Naik, Pabrik Tahu di Tegalrejo Magelang Bertahan Tanpa PHK
Meski targetnya besar, Grengseng meminta para ASN untuk tidak berpikir rumit dan memulai perubahan dari ekosistem di lingkungan kerja terkecil.
Ia menyoroti pentingnya menghapus budaya saling menyalahkan dan membuang energi negatif antarpegawai di dalam instansi pemerintahan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres

