Murid Baru Makin Tipis, SD Negeri di Sawangan Magelang Hadapi Ancaman Krisis Siswa
Siswa SDN Tirtosari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, beraktivitas saat jam istirahat.-TORA AKBAR-MAGELANG EKSPRES
SAWANGAN, MAGELANGEKSPRES.ID - Bangku kelas mulai banyak yang kosong di sejumlah SD Negeri di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.
Bukan karena tak ada ruang belajar, tetapi calon murid baru yang memang semakin sedikit.
Kondisi itu tergambar di SDN Tirtosari. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut hanya mendapatkan dua murid baru untuk kelas I.
BACA JUGA:SMP Mutual Kota Magelang Jadi Rujukan Program Kelas Internasional Sekolah Asal Jepara
Total peserta didiknya kini tinggal 41 anak, jauh di bawah kondisi beberapa tahun sebelumnya yang rata-rata mencapai 60 siswa.
Guru Kelas 5 SDN Tirtosari Beni Aprilia mengatakan, minimnya murid baru terutama dipengaruhi perubahan demografi.
Penelusuran sekolah ke permukiman warga bahkan menemukan minimnya anak usia sekolah di wilayah sekitar.
"Kami sudah keliling ke desa-desa dan bertanya ke kepala dusun, memang untuk umur 6–7 tahun pada tahun ini tidak ada anaknya. Jadi faktor utamanya memang dari angka kelahiran yang sedikit," ujar Beni, Kamis, 1 Oktober 2026.
BACA JUGA:Kinerja Kepala Sekolah di Kota Magelang Dinilai Tak Cukup dari Nilai Akademik Siswa
Menurutnya, penurunan angka kelahiran menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah negeri.
Ia mengaitkan kondisi itu dengan semakin sedikitnya pasangan yang memiliki anak, seiring program keluarga berencana.
Namun, persoalan tidak berhenti pada faktor demografi.
BACA JUGA:Perjuangan Novi Indah Fauziah, Kepala MI Muhammadiyah Danurejo Magelang Antar Jemput Murid
Kehadiran sekolah swasta, termasuk madrasah ibtidaiyah dan sekolah berbasis IT, ikut membuat calon siswa tersebar ke berbagai lembaga pendidikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres

