Melangkah Bersama: Harapan Baru RSI Kota Magelang di Tangan dr Pamungkas
BERITA ACARA. Prosesi penandatanganan berita acara pergantian Direktur RSI Kota Magelang. Foto dari kiri, dr Pamungkas Hary Suharso, Sp.An-TI, dr Ommita Yuliastuti Kusharini, M.M, Ustadz Solikin.-IST-MAGELANG EKSPRES
MAGELANGEKSPRES.ID – Suasana ruang pertemuan Rumah Sakit Islam (RSI) Kota Magelang di Jalan Jeruk No 4A Sanden terasa berbeda, Kamis siang 4 September 2025.
Ada momen penting, estafet kepemimpinan dari dr Ommita Yuliastuti Kusharini, M.M kepada Direktur baru RSI Kota Magelang periode 2025–2029, dr Pamungkas Hary Suharso, Sp.An-TI.
Pelantikan yang dipimpin Ketua Yayasan Kesejahteraan Islam Kota Magelang, Ustadz Solihin, itu bukan sekadar prosesi seremonial.
BACA JUGA:Wajah Baru, Harapan Baru, Direktur Baru RSI Kota Magelang
Di baliknya tersimpan cerita panjang perjuangan, harapan besar, sekaligus tantangan nyata yang dihadapi sebuah rumah sakit swasta Islami di tengah kompetisi layanan kesehatan yang semakin ketat.
Ketua Yayasan Kesejahteraan Islam, Ustadz Solikin, menegaskan bahwa tugas direktur baru tidak mudah.
Menurutnya, rumah sakit tipe D seperti RSI harus mencari keunggulan yang berbeda.
BACA JUGA:Momen Pelantikan Kepala Daerah Jadi Berkah Tersendiri bagi Pengusaha Bunga di Magelang
“Sekarang persaingan rumah sakit itu bukan sekadar gedung dan alat, tapi pelayanan. Pelayanan unggulan itu yang jadi daya tarik utama. Identitas Islami harus ditampilkan: dari dokter, perawat, sampai tenaga kebersihan. Semua bekerja dengan nilai Islami,” jelasnya.
Ia menambahkan satu harapan penting, branding baru.
Direktur baru harus mampu membangun citra positif bahwa RSI siap melayani masyarakat dengan baik.
Yayasan ini berdiri atas dasar sosial dakwah, bukan semata bisnis.
BACA JUGA:Jadwal Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang Tunggu Pelantikan
Tapi tentu rumah sakit juga harus profesional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres