Pemkot Magelang Buka Layanan Aduan Cepat Antisipasi Keracunan MBG

Pemkot Magelang Buka Layanan Aduan Cepat Antisipasi Keracunan MBG

PENGAWASAN. Walikota Magelang Damar Prasetyono saat meninjau beberapa SPPG di wilayahnya belum lama ini.-DENISA PUTRI-MAGELANG EKSPRES

MAGELANGEKSPRES.ID - Untuk mengantisipasi keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemkot Magelang meluncurkan layanan aduan cepat Sapu Bersih Makanan Berbahaya (Sabermaya).

Hal ini sebagai penguat pengawasan mutu pangan masyarakat.

Walikota Magelang Damar Prasetyono menegaskan, pengawasan pangan tidak boleh dipandang sekadar urusan administratif, tetapi bagian dari tanggung jawab moral pemerintah dalam melindungi warganya, terutama generasi muda.

BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Magelang Beri Perlindungan Pekerja di Dapur MBG

“Kualitas pangan menentukan kualitas generasi ke depan. Pengawasan makanan harus dilakukan dengan keseriusan yang sama seperti menjaga kesehatan anak-anak dan ibu hamil,” kata Damar, Senin (20/10).

Sebagai langkah konkret, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang menyiapkan kanal pelaporan khusus bernama Sabermaya, yang dapat diakses melalui call center 119/112 atau WhatsApp 0851-4835-8535.

Layanan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan keracunan, makanan tak layak konsumsi, hingga produk kedaluwarsa.

BACA JUGA:MBG di Magelang Boleh Dibawa Pulang Selama Ramadan

Kepala Dinkes Kota Magelang Istikomah menjelaskan, setiap laporan akan langsung ditangani tim gerak cepat yang melakukan investigasi epidemiologi dan pemeriksaan laboratorium.

“Kami segera turun ke lapangan, menelusuri penyebab, mengambil sampel, dan memastikan hasil agar kejadian serupa tidak terulang,” terangnya.

Menurut Istikomah, pembentukan Sabermaya merupakan respons terhadap meningkatnya kasus keamanan pangan di beberapa daerah, termasuk dugaan keracunan dari program MBG.

BACA JUGA:Jumlah Penerima MBG di Kota Magelang Akan Ditambah

"Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh bupati dan walikota memperketat pengawasan program MBG serta berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan ke publik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait