Dua Prodi Kefarmasian Fikes Unimma Raih Akreditasi Unggul

Dua Prodi Kefarmasian Fikes Unimma Raih Akreditasi Unggul

UNGGUL. Proses asesmen lapangan akreditasi Farmasi UNIMMA oleh asesor dari LAM PTKes, belum lama ini.-IST-MAGELANG EKSPRES

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) meraih predikat akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).

Capaian itu diraih oleh Program Studi Sarjana Farmasi dengan Surat Keputusan Nomor 0030/LAM-PTKes/Akr/Sar/I/2026 dan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker dengan Surat Keputusan Nomor 0031/LAM-PTKes/Akr/Pro/I/2026.

"Akreditasi Unggul untuk dua program studi farmasi ini merupakan hasil kerja panjang dan komitmen bersama seluruh sivitas akademika," kata Dekan Fikes Unimma Ns Kartika Wijayanti M Kep, Rabu 4 Februari 2025.

BACA JUGA:Mahasiswa UNIMMA Edukasi Literasi Digital di Magelang Guna Cegah Hoaks dan Ujaran Kebencian Dini

BACA JUGA:Riset Dosen UNIMMA Ungkap Model Pluralisme Kultural Pernikahan Lintas Iman Lereng Gunung Prau Temanggung

Kartika mengatakan, proses meraih predikat Unggul menuntut pemenuhan standar yang ketat, mulai dari tata kelola, kurikulum, sumber daya manusia, hingga capaian lulusan.

Predikat tersebut menjadi penanda kualitas penyelenggaraan pendidikan kefarmasian di UNIMMA.

"Ketika Farmasi sudah dinyatakan unggul, maka seluruh proses pendidikan, sejak mahasiswa masuk hingga lulus, harus benar-benar mencerminkan keunggulan itu," katanya.

BACA JUGA:Pertama di Magelang, UNIMMA Resmi Miliki Fakultas Kedokteran

BACA JUGA:UNIMMA Perluas Jejaring Riset Internasional Lewat Borobudur International Symposium

Menurut Kartika, akreditasi Unggul membawa konsekuensi tanggung jawab dalam menjaga mutu pembelajaran dan profesionalisme lulusan.

Oleh karena itu, lulusan Sarjana Farmasi dan Profesi Apoteker diharapkan memiliki kompetensi akademik sekaligus etika profesi yang kuat.

"Agenda ke depan adalah mempertahankan capaian ini sembari terus meningkatkan kualitas pembelajaran, pelayanan, dan pengembangan kompetensi mahasiswa," ujarnya.

BACA JUGA:Belum Ada Kasus Nipah di Jateng, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Masyarakat Tetap Waspada

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait