O2SN 2026 Kota Magelang Dibatalkan Sepihak, DPRD Bakal Panggil Instansi Dinas Pendidikan

O2SN 2026 Kota Magelang Dibatalkan Sepihak, DPRD Bakal Panggil Instansi Dinas Pendidikan

Anggota DPRD, sekaligus Ketua Federasi Aquatik Indonesia Kota Magelang, HIR Jatmiko sayangkan, pembatalan sepihak O2SN 2026 oleh Pemkot Magelang.-WIWID ARIF-MAGELANG EKSPRES

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang resmi membatalkan penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kota tahun 2026.

Pembatalan ini terpaksa dilakukan imbas kebijakan efisiensi anggaran daerah yang cukup besar dan sempitnya waktu persiapan.

Terang saja, keputusan tersebut memicu kekecewaan dari masyarakat, terutama orangtua siswa. Pasalnya, ajang ini sering digunakan salah satu tolok ukur prestasi olahraga di tingkat usia pembinaan.

BACA JUGA:Tanpa Unjuk Rasa, Pekerja dan Walikota Magelang Peringati May Day dengan Bersih Lingkungan

Anggota DPRD Kota Magelang, HIR Jatmiko menilai pembatalan sepihak ajang olahraga pelajar ini mencederai semangat pembinaan.

Sebab, selama ini antusiasme masyarakat dan rekam jejak prestasi atlet muda Kota Magelang di kancah nasional cukup membanggakan.

Menurutnya, masalah krusial seperti pembatalan acara akibat rasionalisasi anggaran semestinya dikoordinasikan secara transparan dengan pihak legislatif.

"Jika tidak ada anggaran dan batal digelar, mestinya ini dibahas dengan DPRD terlebih dahulu. Karena apa pun itu, O2SN adalah wadah masyarakat untuk anak-anak mereka unjuk gigi di bidang olahraga," tegas Jatmiko, Jumat (1/5/2026).

BACA JUGA:Tepis Isu Batal, Disdikbud Kota Magelang Pastikan O2SN 2026 Digelar Meski Anggaran Dipangkas

Jatmiko yang juga Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Aquatik Indonesia Kota Magelang ini berujar, persoalan keterbatasan dana seharusnya bisa disiasati dengan mencari jalan keluar bersama.

Misalnya, dengan menggandeng para pengurus cabang olahraga terkait.

"Disdikbud tolong jangan melupakan sejarah gemilang pelajar Kota Magelang saat tiga atlet kita sukses menembus O2SN tingkat nasional dengan membawa pulang dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu," ucapnya.

BACA JUGA:Pemprov Jateng dan TNI AD Kaji Pengolahan Sampah TPA Jatibarang Jadi Solar

Sebagai tindak lanjut, DPRD Kota Magelang berencana segera memanggil pihak Disdikbud serta Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) guna meminta pertanggungjawaban dan mengurai polemik yang terlanjur menjadi sorotan publik tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait