Nyaris 10 Tahun TPA Banyuurip Kota Magelang Dinyatakan Overload, DPRD Minta Percepatan Penanganan

Nyaris 10 Tahun TPA Banyuurip Kota Magelang Dinyatakan Overload, DPRD Minta Percepatan Penanganan

MENGGUNUNG. Pemandangan TPA Kota Magelang di Banyuurip Tegalrejo Kabupaten Magelang, menggunung tumpukan sampah, karena dinyatakan overload sejak 9 tahun lalu-ZIIDA TAUFIQII-MAGELANG EKSPRES

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID – Pemerintah Kota Magelang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berupaya mempercepat penanganan masalah persampahan.

Hal ini menyusul kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banyuurip yang dinyatakan overload sejak tahun 2017, atau nyaris 10 tahun.

Langkah strategis akan segera dieksekusi dengan mengoptimalkan infrastruktur daur ulang dan partisipasi aktif masyarakat.

BACA JUGA:Pemprov Jateng dan TNI AD Kaji Pengolahan Sampah TPA Jatibarang Jadi Solar

Ketua DPRD Kota Magelang, Evin Septa Haryanto Kamil mengatakan, diperlukan langkah konkret dari Pemkot yang selaras dengan arahan presiden. Terutama menyangkut penanganan sampah sebagai prioritas utama.

"Semua harus sadar dan serius terhadap masalah sampah. Kami bersama walikota tengah memformulasikan langkah terbaik. Yang sudah dikerjakan kita evaluasi, yang sudah baik kita lanjutkan, tapi perlu langkah konkret untuk percepatan," kata Evin, belum lama ini.

Sebagai salah satu solusi teknis, Pemkot Magelang akan memaksimalkan fungsi Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Bojong menjadi Pusat Daur Ulang (PDU) dengan fokus pada pengolahan sampah organik terpadu.

BACA JUGA:Dipuji Prabowo, Ahmad Luthfi Optimistis Jateng Capai Target Zero Sampah pada 2028

Selain itu, pemkot juga tengah mengkaji penerapan teknologi pengolahan sampah ramah lingkungan, yakni refuse derived fuel (RDF).

Lebih lanjut, Evin menjelaskan bahwa kendala utama pengelolaan sampah di Kota Magelang tidak hanya terbatas pada minimnya lahan TPA.

Lebih dari itu, kesadaran masyarakat dalam memilah limbah sejak dari rumah perlu ditingkatkan.

BACA JUGA:TPST Regional di Bandongan Magelang Bakal Jadi Pabrik Sampah Skala Modern

Ia menekankan bahwa sehebat apa pun program pemerintah tidak akan berjalan maksimal jika warganya tidak partisipatif.

"Kuncinya kembali ke kesadaran masyarakat, dan pengetahuan tentang lingkungan harus dikuatkan. Ini menjadi komitmen kami untuk segera mengatasi keresahan," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait