Resmi Jadi Guru Besar Untidar, Prof Mimi Tawarkan Solusi Literasi Berbasis Budaya Lokal
Prof. Dr. Mimi Mulyani, M.Hum. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pembelajaran Menulis Berbasis Budaya Lokal pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar.-IST-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID – Universitas Tidar (Untidar) Magelang resmi menambah jajaran akademisi. Puncaknya dengan mengukuhkan Prof Dr Mimi Mulyani MHum, sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pembelajaran Menulis Berbasis Budaya Lokal pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Prosesi pengukuhan pencapaian akademik tertinggi tersebut berlangsung di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr HR Suparsono, Kota Magelang, belum lama ini.
Dalam pidato ilmiahnya, Prof Mimi menyoroti keprihatinan atas rendahnya tingkat literasi peserta didik di Indonesia, sebagaimana tecermin dari data hasil studi PISA 2022.
Merespons persoalan krusial tersebut, ia menggagas sebuah terobosan, berupa revitalisasi pembelajaran menulis, melalui pendekatan kontekstual yang mengawinkan kearifan lokal dengan nilai-nilai spiritualitas.
Pendekatan ini diyakini tak sekadar ampuh mendongkrak keterampilan teknis menulis siswa, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter dan mempertegas identitas budaya mereka.
BACA JUGA:Shelter Ngesengan Kota Magelang Sepi Pembeli, Pedagang Keluhkan Harga Sewa Kios yang Mahal
Menurutnya, proses belajar menulis selayaknya dipandang sebagai tahapan reflektif yang sarat akan nilai kehidupan, bukan sebatas rutinitas kaku yang hanya berorientasi pada hasil akhir berupa teks.
"Model pembelajaran yang kami kembangkan mencakup tahapan eksplorasi, refleksi, penulisan, hingga publikasi. Rangkaian ini merupakan bagian integral dari upaya pembentukan budaya literasi yang berkelanjutan," jelas Prof Mimi.
BACA JUGA:Lengkapi Alun-alun, Pembangunan Pura Jagat Natha Kukuhkan Kota Magelang Sebagai Kota Toleran
Pengukuhan gelar profesor ini turut disambut hangat oleh Rektor Untidar, Prof Sugiarto.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam seraya berharap pencapaian Prof Mimi mampu memantik semangat tenaga pendidik lainnya di lingkungan kampus untuk terus mengukir prestasi serupa.
"Semoga ke depan semakin banyak guru besar yang lahir dari rahim Universitas Tidar. Kehadiran mereka tentu akan memperkuat kualitas akademik, riset, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas," pungkas Sugiarto.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres