Sah! Kota Magelang Resmi Jadi Lokus UNICEF, Perlindungan Anak dan Perempuan Makin Ketat
Walikota Magelang Damar Prasetyono memberikan keterangan resmi terkait penetapan Kota Magelang sebagai salah satu wilayah lokus program UNICEF di tingkat Provinsi Jawa Tengah, Selasa (7/7/2026).-SEPTIANA SYAKIRA-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Penetapan Kota Magelang sebagai salah satu wilayah lokus program Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) di Provinsi Jawa Tengah resmi diumumkan, Selasa (7/7/2026).
Melalui penetapan itu, sistem perlindungan terhadap perempuan dan anak di wilayah tersebut dipastikan bakal makin kuat dan terukur secara berkelanjutan.
Walikota Magelang, Damar Prasetyono mengatakan bahwa wilayahnya menjadi satu dari tiga daerah di Jawa Tengah yang dipercaya memegang status strategis tersebut. Dua wilayah lainnya, kata dia, meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Batang.
"Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Tentunya kami akan terus berbenah dan meningkatkan seluruh pelayanan publik yang berfokus pada program-program arahan UNICEF," ujar Damar kepada wartawan.
BACA JUGA:Tanamkan Integritas Anak, Inspektorat Kota Magelang Gelar Lomba Lukis Berhadiah Jutaan
Status lokus tersebut, lanjutnya, merupakan wujud nyata dari sinergi panjang antara Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang dengan lembaga internasional itu.
Salah satu buktinya terlihat pada pembentukan sekaligus pengukuhan Relawan Sahabat Perempuan dan Anak hingga ke tingkat kelurahan.
Kehadiran para relawan itu diyakini mampu memberikan sistem perlindungan berlapis yang langsung menyentuh masyarakat akar rumput.
BACA JUGA:Pemkot Magelang dan UNICEF Teken Pakta Kota Layak Anak, Seluruh OPD Dilibatkan
Sebab, penanganan kasus kekerasan, perundungan, maupun penelantaran kini dapat terdeteksi lebih dini tanpa proses birokrasi yang berbelit.
Di sisi lain, Pemkot Magelang saat ini juga tengah mengebut persiapan untuk meningkatkan predikat Kota Layak Anak (KLA). Pihaknya membidik lonjakan drastis dari kategori Nindya menuju tingkat Utama.
Peningkatan predikat itu, menurut Damar, bakal membawa keuntungan langsung bagi warga melalui perbaikan berbagai fasilitas umum.
BACA JUGA:Kebut Perda Kota Layak Anak, Pemkot Magelang Bidik Predikat Utama KLA
Ruang bermain aman, jalur pedestrian yang memadai, serta puskesmas dan sekolah inklusif akan dikondisikan agar makin ramah keluarga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres