Aktivasi IKD Kota Magelang Diganjar Peringkat 3 Nasional, Hasil Upaya Disdukcapil yang Gencar Jemput Bola
Kepala Disdukcapil Kota Magelang RR Sri Mulatsih (dua dari kiri) menerima penghargaan IKD Dukcapil Prima Award 2026 di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.-IST-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Magelang menempati peringkat ketiga tertinggi secara nasional.
Capaian tersebut ditengarai masifnya layanan jemput bola Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang rutin menjangkau warga hingga tingkat rukun tetangga (RT).
Berkat hasil itu, Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan IKD Dukcapil Prima Award 2026 kepada Pemerintah Kota Magelang.
BACA JUGA:Transformasi Jadi PT, Bank Magelang Proyeksikan Kenaikan PAD hingga Perluas Jangkauan Pasar
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026.
Kepala Disdukcapil Kota Magelang, RR Sri Mulatsih mengatakan, perluasan akses pendaftaran menjadi faktor penentu tingginya aktivasi IKD.
Selain melayani pemohon secara reguler di Mal Pelayanan Publik (MPP), petugas juga mendatangi sekolah, instansi pemerintah, serta lembaga swasta.
“Aktivasi IKD dilakukan secara berkesinambungan melalui pelayanan reguler dan jemput bola, sehingga percepatan kepemilikan dokumen digital ini tercapai,” katanya.
BACA JUGA:Truk Roda 6 Kerap Terobos Jalan Protokol, Dishub Kota Magelang Evaluasi Rambu Perbatasan
Ia menjelaskan, capaian identitas digital tersebut melengkapi rekam jejak penyediaan dokumen kependudukan di wilayahnya.
Sebelumnya, cakupan perekaman kartu tanda penduduk (KTP) elektronik di Kota Magelang telah dinyatakan tuntas 100 persen pada Mei 2026.
Sementara itu, Walikota Magelang, Damar Prasetyono menilai, penghargaan tingkat nasional yang baru saja diraih instansinya harus menjadi standar baru bagi kualitas pelayanan publik.
BACA JUGA:Angka Pengangguran Kota Magelang Didominasi Lulusan Sarjana
Keberhasilan tersebut diharapkan bisa memotivasi OPD maupun ASN untuk bekerja lebih responsif dan adaptif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres